Selulosa  : Pengertian, Struktur, Jenis, Fungsi Dan Sifatnya Penjelasan Lengkap

Posted on

Selulosa  : Pengertian, Struktur, Jenis, Fungsi Dan Sifatnya Penjelasan Lengkap

Selulosa – Pada kesempatan kali ini admin akan membahas mengenai selulosa yang akan meliputi pengertian, struktur, jenis, fungsi dan juga sifatnya dalam penjelasan lengkap.  untuk lebih lengkapnya Maka langsung saja kita simak ulasan berikut ini secara seksama agar mudah untuk dipahami dan dimengerti.

Selulosa adalah sebuah senyawa yang berbentuk seperti sebuah serabut, dan ditemukan pada bagian dalam dinding sel pelindung tumbuhan. Agar dapat lebih memahaminya Maka langsung saja simak berikut ini.

Pengertian Selulosa

Selulosa merupakan sebuah zat penyusun pada tanaman yang jumlahnya banyak dan juga sebagai material struktur pada dinding sel semua tanaman.  selulosa juga merupakan sebuah molekul yang terdiri atas karbon hidrogen, dan juga Oksigen, yang banyak ditemukan pada struktur sel ular disetiap hampir semua materi pada tanaman.

Selulosa merupakan karbohidrat yang utama yang disintesis oleh tanaman serta hampir 60% adalah komponen penyusun struktur pada kayu. Selulosa merupakan sebuah serat serat panjang yang bersama hemiselulosa, pektin, dan juga protein membentuk sebuah struktur jaringan yang dapat memperkuat dinding sel pada tanaman.

Salah satu contohnya yaitu sebagai sisa tanaman atau pertanian seperti, padi, jerami, kulit jagung, gandum, kulit tebu dan yang lain sebagainya.

Selulosa untuk pertama kali dijelaskan oleh Anselme Payen pada tahun 1838 yaitu sebagai serat padat yang tahan dan juga tersisa sesudah pemurnian jaringan tanaman dengan jaringan tanaman dengan asam dan juga amonia. Ketika itu payeN mengamati bahwa bahan yang sudah dimurnikan mengandung 1 Jenis senyawa kimia yang seragam, yaitu adalah karbohidrat. Hal ini berdasarkan pada  residu Glukosa yang mirip dengan Pati atau( Brown dan saxena 2007.

Jenis-jenis Selulosa

Menurut Nuringtyas ( 2010 ), Terdapat tiga jenis selulosa yang berdasarkan pada derajat polimerisasi serta kelarutan di dalam senyawa natrium hidroksida atau NaOH yaitu sebagai berikut:

Selulosa α (AlphaCellulose)

Rumus Struktur Selulosa α

Selulosa α yaitu adalah merupakan jenis dari selulosa berantai panjang, tidak larut di dalam larutan NAOH 17,5% atau larutan basa kuat dengan derajat polimerisasi antara 600-500.Selulosa α ini digunakan sebagai penduga serta atau sebagai penentu dari tingkat kemurnian selulosa.

Selulosa α adalah kualitas selulosa yang paling tinggi atau murni.Selulosa α > 92% sangat memenuhi syarat untuk dipakai sebagai bahan baku utama terhadap pembuatan propelan dan atau bahan peledak, Sedangkan untuk selulosa dengan kualitas yang berada dibawahnya, maka dapat digunakan sebagai bahan baku pada industri kertas serta industri sandang atau ikan. Dengan semakin tinggi kadar Alfa selulosa maka akan semakin baik mutu dari bahannya tersebut.

Baca Juga :  Adaptasi Morfologi : Pengertian Adaptasi Morfologi Dan Contohnya

Selulosa ß (Betha Cellulose)

Rumus Struktur Selulosa β

Selulosa ß merupakan salah satu dari jenis selulosa yang berantai pendek, larut dalam larutan NAOH 17,5% atau basa kuat dengan derajat polimerisasi 15 sampai 90, bisa mengendap jika dinetralkan.

Selulosa γ (Gamma cellulose)

Selulosa γ merupakan selulosa yang sama dengan  selulosa ß, namun derajat polimerisasi nya kurang dari 15.

Struktur Selulosa

Di dalam dinding sel tumbuhan serat yang terbentuk merupakan serat selulosa. Terdapat 2 macam atau 2 jenis selulosa yang berada di dalam serat selulosa, yaitu selulosa mikrofibril kertas selulosa makrofibril  seperti berbentuk benang yang berkumpul bersama dengan sel-sel yang lainnya.

Protein serta polisakarida beredar pada dinding sel. Susunan dari selulosa mikrofibril di antara polisakarida dan juga protein dapat menghasilkan suatu ikatan yang kuat pada dinding sel tumbuhan. Sedangkan ini sel tumbuhan sendiri menjalankan berbagai fungsi diantaranya yaitu adalah mendengarkan dinding sel.

Dinding sel melindungi bagian pada sel tumbuhan atau dalam sel tumbuhan titik-titik seperti komponen pada dinding sel yang lainnya, yang mana dalam proses sintesis berlaku pada bagian dalam sel tumbuhan seledri bisa disintesis di bagian atas permukaan dinding sel.

Berada diantara plasma membran tumbuhan adalah enzim yang dipanggil dengan sebutan selulosa sintetas yang bertindak dalam mensintetiskan selulosa. Jika selulosa akan berubah wujud adalah selulosa mikrofibril yang berada pada bagian permukaan dalam sel. Selanjutnya selulosa mikrofibril akan mengikat di antara satu sama yang lainnya dengan membentuk selulosa makrofibril yang berada pada bagian permukaan tanah Tengah sel. Selulosa makrofibril dapat membesar untuk membentuk serat yang dinamakan dengan serat selulosa.

Sifat-Sifat Selulosa

Menurut Fengel dan Wegener (1984), sifat selulosa terdiri atas sifat fisika dan sifat kimia. Selulosa rantai panjang memiliki sifat fisik yang lebih kuat dan juga lebih tahan lama terhadap degradasi yang dikarenakan oleh pengaruh panas, bahan kimia ataupun pengaruh biologis.

Berikut beberapa sifat lain dari selulosa, yaitu:

  • Bisa terdegradasi oleh oksidasi, hidrolisa, fotokimia ataupun secara mekanis sehingga berat molekulnya menjadi menurun.
  • Tidak larut di dalam air ataupun pelarut organik, namun sebagian larut dalam larutan alkali.
  • Pada saat berada dalam keadaan yang kering selulosa akan bersifat higroskopis, keras dan juga Rapuh. Jika selulosa cukup banyak mengandung air maka akan bersifat lunak. Sehingga fungsi air disini adalah sebagai pelunak.
Baca Juga :  Metamorfosis Sempurna Dan Tidak Sempurna : Perbedaan Serta Gambarnya

Selulosa yang berada di dalam kristal memiliki kekuatan yang lebih baik Apabila dibandingkan dengan bentuk amorfnya.

Sedangkan menurut Harsini dan Susilowati (2010), sifat-sifat dari serat selulosa yaitu adalah sebagai berikut:

  • Mempunyai kekuatan tarik yang tinggi.
  • Tidak mudah larut di dalam air alkali ataupun pelarut organik yang lainnya.
  • Mampu dalam membentuk jaringan.
  • Mempunyai kemampuan mengikat yang lebih kuat.
  • Relatif tidak berwarna.

Sumber – Sumber Selulosa

Selulosa terdapat pada semua bagian tanaman dari pohon bertingkat hingga organisme primitif seperti rumput laut. Flagellata dan bakteria, selulosa bahkan juga dapat diperoleh dalam dunia binatang, seperti zat kutikula tunicate, tunicinadalah identik dengan selulosa nabati.

Kadar selulosa yang tinggi terdapat pada bagian dalam rambut biji atau Kapas, kapok dan juga terdapat pada serabut kulit, ekor kuda, lumut serta bakteria yang mengandung sedikit selulosa. Isolasi selulosa sangat dipengaruhi oleh senyawa yang juga menyertai di dalam dinding sel. Senyawa-senyawa tersebut seperti misalnya lilin, lemak, protein dan juga pectin yang tentunya sangat mudah untuk dihilangkan dengan cara ekstraksi dengan pelarut organik dan juga alkali encer. Pekerjaan ini misalnya dilakukan pada kapas dan Rami.

Selulosa adalah bahan dasar dari banyak produk teknologi, seperti kertas, 100, film, aditif, dan yang lain sebagainya. Dan oleh sebab itu diisolasi terutama dari kayu dengan proses pembuatan pulp dalam skala besar.

Selulosa dapat ditemukan di dalam dinding sel buah-buahan dan juga sayuran, serta tidak bisa dicerna oleh manusia. Selulosa yang melewati sistem pencernaan makanan tidak dapat diubah titik akan tetapi dapat dipakai sebagai serat makanan yang diterima oleh sistem pencernaan makanan manusia dengan baik. Panjang dari molekul selulosa itu sendiri yaitu berjarak dari beberapa ratus sampai beberapa ribu unit glukosa, tergantung pada sumbernya. Selulosa adalah suatu polimer yang dapat ditemukan di dalam dinding sel tumbuhan seperti dahan kayu, dan juga daun titik selulosa tersebutlah yang dapat menyebabkan struktur struktur kayu, dahan dan juga daun menjadi lebih kuat . terdapat satuan satuan monomer yang bergabung membentuk polimer. Glukosa merupakan nama monomer yang ditemukan di dalam selulosa.

Sumber lain dari selulosa yaitu adalah hasil Biosintesis selulosa oleh mikroorganisme seperti bakteri jamur komandan juga alga. Alga serta jamur dapat menghasilkan selulosa dengan melalui sintesis in Vitro secara enzimatik dari selobiosa fluorida dan kemosintesis dari glukosa dengan pembukaan cincin polimerisasi turunan benzil dan pivaloyl. Dari ketiga mikroorganisme tersebut hanya terdapat spesiestunicin  ( Gea, 2010 )

Baca Juga :  √ Gerak Taksis : Pengertian Gerak Taksis ,  Macam dan Contohnya Pada Tumbuhan

Manfaat dan Fungsi Peranan Selulosa

Ini adalah beberapa peranan dan juga manfaat dari selulosa:

Penyusun Dinding Sel Tumbuhan

Selulosa adalah penyusun utama pada dinding sel tumbuhan serta beberapa organisme yang lainnya seperti algae titik pada tumbuhan selulosa sangat berperan penting terhadap kelangsungan hidupnya di alam bebas.  sedangkan untuk sifat kuat dan kaku yang dimiliki oleh selulosa dapat memungkinkan bagi tumbuhan untuk terus tumbuh tegak di atas permukaan bumi.

Memperlancar Pencernaan Hewan

Selulosa adalah suatu senyawa yang dikenal sebagai serat, senyawa ini tentunya mempunyai peranan yang sangat penting terhadap tubuh hewan walaupun tidak mampu mencernanya. Serat dapat mendorong sisa-sisa makanan yang tidak tercerna atau ampas makanan, sehingga proses defekasi akan berjalan dengan lancar. Jika kekurangan serat maka akan menyebabkan sembelit yaitu gejala yang berupa sulitnya defekasi yang merupakan akibat dari penyerapan air yang berlebihan. Sementara jika terdapat serat selulosa maka feses akan mudah untuk dibuang.

Bahan Bangunan Dan Property

Dengan karakter selulosa yang kuat dan juga tidak larut akan air hal ini membuat selulosa mempunyai banyak manfaat titik di antaranya yaitu adalah selulosa dapat dipakai sebagai bahan tambahan di dalam membuat kain ataupun karpet serta yang lainnya. Selulosa yang tidak larut didalam air ini sangat mudah untuk dipisahkan dari senyawa ataupun cairan yang lainnya. Disamping itu dengan berkat adanya selulosa ini yang tentunya dapat menyusun dinding sel tumbuhan salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai pembuatan kertas tisu ataupun kardus. Adapun serat yang terdapat pada selulosa juga sering dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan ataupun tali yang amat sangat kuat.

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai Selulosa  : Pengertian, Struktur, Jenis, Fungsi Dan Sifatnya Penjelasan Lengkap semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat serta berguna dalam menambah wawasan pengetahuan bagi anda semua Sekian dan terima kasih banyak untuk kunjungannya. Jangan lupa juga simak artikel yang lainnya ya, sampai jumpa Terima kasih.