√ Pengertian  Desa Menurut Para Ahli,  Ciri – Ciri Dan Fungsi Desa

Posted on

√ Pengertian  Desa Menurut Para Ahli,  Ciri – Ciri Dan Fungsi Desa

Pengertain Desa – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah materi mengenai Desa yang meliputi pengertian menurut para ahli , fungsi dan juga ciri – ciri desa . Untuk informasi yang lebih lanjutnya langsung saja kita simak penjelasan berikut ini .

 Pengertian Desa

Desa atau juga di kenal dengan nama udik menurut definisi “ universal ”, adalah  sebuah aglomerasi permukiman di area perdesaan ( rural ). Di Indonesia, istilah desa yaitu berupa  pembagian wilayah administratif  yang berada di bawah kecamatan, yang dipimpin oleh  Kepala Desa. Sebuah desa adalah  kumpulan dari beberapa unit permukiman kecil yang di sebut juga  dengan kampung ( Banten, Jawa Barat ) atau dusun ( Yogyakarta ) atau banjar ( Bali ) atau juga  jorong ( Sumatera Barat ). Kepala Desa dapat  disebut dengan nama lain seperti  Kepala Kampung atau Petinggi di Kalimantan Timur

Pengertian Desa Menurut Para Ahli Kependudukan

Menurut R. Bintarto

Desa adalah  perwujudan atau kesatuan sosial, ekonomi, geografi, politik, serta kultural yang berada di suatu daerah dalam hubungan dan juga  pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain.

Baca Juga :  √  Cagar Alam : Pengertian , Karakteristik, Tujuan, Manfaat, Fungsi dan Contohnya

Menurut Rifhi Siddiq

Desa merupakan suatu wilayah yang mempunyai  tingkat kepadatan yang  rendah yang dihuni oleh penduduk dengan interaksi sosial yang bersifat homogen, bermata pencaharian dibidang agraris  serta  mampu berinteraksi dengan wilayah lain yang berada  di sekitarnya.

Menurut Sutardjo Kartohadikusumo

Desa adalah suatu kesatuan hukum yang di alamnya bertempat tinggal sekelompok masyarakat yang berkuasa untuk  mengadakan pemerintahan sendiri.

Menurut Paul H. Landis

Desa adalah  daerah dimana hubungan pergaulannya ditandai dengan intensitas yang  tinggi dengan jumlah penduduk yang kurang dari 2500 orang.

 

Pengertian Desa Menurut Undang – Undang

Menurut UU No. 6 Tahun 2014, desa merupakan  kesatuan masyarakat hukum yang memiliki  batas wilayah yang berwenang untuk mengatur serta  mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat  yang berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul,atau hak tradisional yang diakui dan  juga dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perbedaan Desa dengan Kelurahan

Desa bukan bawahan kecamatan, karena kecamatan merupakan  bagian dari perangkat daerah kabupaten atau kota, dan desa bukan bagian dari perangkat daerah. Berbeda dengan Kelurahan, Desa memiliki  hak  untuk mengatur wilayahnya lebih luas. Akan tetapi  dalam perkembangannya, sebuah desa dapat  di ubah statusnya menjadi kelurahan.

Kewenangan Desa

  • Menyelenggarakan urusan pemerintahan yang ada dengan berdasarkan pada hak asal usul desa
  • Tugas pembantuan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten ataupun Kota
  • Menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan kabupaten atau kota yang di serahkan pengaturannya kepada desa, yakni urusan pemerintahan yang secara langsung dapat  meningkatkan pelayanan masyarakat.
  • Urusan pemerintahan yang lainnya di serahkan kepada desa.

Ciri – Ciri Masyarakat Desa

  • Pembagian waktu yang lebih teliti serta sangat penting, untuk dapat  mengejar keperluan
  • Penduduk di desa lebih cenderung saling tolong – menolong karena adanya rasa kebersamaan yang tinggi. Hal tersebut berkontribusi akan tingginya tingkat ketergantungan masyarakat di desa terutama bagi penduduk yang  berusia lanjut.
  • Pembagian kerja antar penduduk desa cenderung membaur dan juga tidak mempunyai  batasan yang jelas. Hal ini dikarenakan rasa kebersamaan serta gotong royong yang sangat  tinggi pada masyarakat desa.
  • Penduduk desa lebih cenderung mengerjakan pekerjaan yang sama seperti anggota keluarga nya  yang terdahulu.
  • Kehidupan keagamaan didesa lebih kuat apabila dibandingkan dengan perkotaan. Hal tersebut  di karenakan ketatnya kontrol sosial oleh sesama masyarakat desa.
  • Perubahan – perubahan sosial cenderung terjadi lambat, karena tergantung pada keterbukaan masyarakat desa dalam menerima pengaruh yang cukup berbeda dari adat istiadat setempat.
  • Kreatifitas serta inovasi cenderung belum di implementasikan apabila penduduk desa tidak mencari tahu informasi terkini mengenai  hal perkembangan zaman dan juga
  • Interaksi banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan bersama daripada faktor kepentingan pribadi.
Baca Juga :  Akuntansi Perbankan  : Pengertian, Pedoman Sistem, Dasar, Metode, Penerapan, Tujuan Dan Persamaannya

Pola Persebaran Desa

Pola persebaran desa di Indonesia dibagi menjadi 3 yaitu:

Pola Desa Menyebar

Pola desa ini umumnya berada di daerah pegunungan ataupun  dataran tinggi yang berelief kasar. Permukiman penduduk membentuk kelompok unit – unit yang kecil serta menyebar.

Pola Memanjang  ( linear )

Pola  memanjang atau linier adalah  untuk mendekati prasarana transportasi seperti jalan dan juga  sungai hingga memudahkan untuk berpergian ke tempat  yang lain andai ada keperluan.  Selain  itu, untuk memudahkan penyerahan barang dan jasa.

Pola memanjang dibagi menjadi 4 yaitu:

  • Pola mengikuti jalan, yaitu Pola desa yang berada di sebelah kiri dan kanan jalan raya ataupun jalan umum. Pola ini banyak terdapat pada dataran rendah.
  • Pola mengikuti pantai, pada umumnya pola desa ini adalah  desa nelayan yang terletak di kawasan pantai yang landai.
  • Pola mengikuti sungai, pola desa ini bentuknya memanjang yang  mengikuti bentuk sungai, pada umumnya ada di daerah pedalaman.
  • Pola mengikuti rel kereta api, pola ini terdapat di Pulau Jawa dan juga  Sumatera di karenakan penduduknya mendekati fasilitas transportasi.

Pola Desa Tersebar

Pola desa ini merupakan  pola yang tidak teratur karena kesuburan tanah yang tidak merata. Pola desa seperti ini  berada di daerah karst atau daerah yang  berkapur. Keadaan topografi nya sangat buruk.

Fungsi Desa

  • Desa sebagai hinterland atau pemasok kebutuhan bagi kota
  • Desa merupakan mitra bagi pembangunan kota
  • Desa merupakan bentuk pemerintahan terkecil yang berada di wilayah Kesatuan Negara Republik Indonesia
  • Desa merupakan  sumber tenaga kerja kasar bagi perkotaan

Demikianlah ulasan di atas mengenai √ Pengertian Desa Menurut Para Ahli, Ciri – Ciri Dan Fungsi Desa yang telah dibahas secara lengkap dan jelas , semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya ya.

Baca Juga :  √ Benua Asia :  Ciri dan Karakteristik Benua Asia Lengkap