Sel Elektrolisis : Pengertian Sel Elektrolisis, Ciri, Dan Reaksi-Reaksi Yang Terdapat di Dalamnya

Posted on

Sel Elektrolisis : Pengertian Sel Elektrolisis, Ciri, Dan Reaksi-Reaksi Yang Terdapat di Dalamnya

Pengertian Sel Elektrolisis

Sel elektrolisis merupakan rangkaian dua electrode yaitu anode dan juga katode yang dicelupkan ke dalam larutan elektrolit . rangkaian sel elekrolisis dilengkapi dengan sumber arus listrik. Larutan elektrolit hanya berfungsi menghantarkan arus listrik. Elektron akan mengalir dari anode  ke katode. Oleh karena itu electrode merupakan tempat dimana elektron mengalir, di gunakan electrode yang tidak terlibat dalam reaksi ( Inert ). Elektrode tersebut biasanya berupa grafit atau karbon ( C ) dan Platina ( Pt )

 

Ciri Sel Elektrolisis

Sel elektrolisis merupakan cairan sel elektrokimia yang juga menggunakan electrode berupa katode, anodedan juga larutan elektrolit . Ciri-Ciri sel elektrolisis sebagai berikut :

  • Reaksi yang terjadi berupa reaksi redoks
  • Reaksi reduksi terjadi di katode dan reaksi oksidasi terjadi di anode
  • Katode merupakan kutub negatif , sedangkan anode berupa kutub positif
  • Perubahan energi yang terjadi dari energi listrik menjadi energi kimia
  • Reaksi terjadi secara tidak spontan dan berlangsung dengan bantuan energi listrik yang berasal dari luar , misal baterai atau aki.

Cara Kerja Elektrolisis

Pada gambar tersebut katode di hubungkan dengan kutub negative, sedangkan anode di hubungkan dengan kutub positif dari sumber arus listrik . Elektron akan mengalir dari katode menuju larutan elektrolit . Ion positif ( Kation ) akan mengalami reduksi pada aktode. Sementara itu ion negative ( Anion ) dari larutan elektrolit akan di tarik menuju anode dan mengalami oksidasi anode.

Baca Juga  √ Radioaktif :  Pengertian , Jenis, Sifat, Manfaat  dan  Efek  Bagi Kesehatan

Reaksi Elektrolisis

Pada  sel elektrolisis , raksi oksidasi terjadi pada anode sedangkan reaksi reduksi terjadi pada katode sebagaimanasel Volta. Reaksi elektrolisis berlangsung secara kompleks. Spesi yang bereaksi dapat berupa kation, anion, air atau elektrodenya. Spesi yang mengalami reduksi di katode berupa spesi yang mempunyai potensial electrode yang lebih positif . Spesi yang mengalami oksidasi di anode berupa spesi yang mempunyai potensial electrode lebih negative . Elektrode yang digyunakan dapat berupa electrode inert yaitu electrode yang tidak terlibat dalam reaksi.

 

Reaksi Reduksi Pada Katode

  1. Ion-ion dari golongan IA, IIA, Al3+ dan Mn2+

Ion-ion tersebut dalam bentuk larutan sehingga tidak akan mengalami reaksi reduksi karena yang mengalami reduksi yaitu H2O menjadi H2 dan OH. Hal tersebut di sebabkan potensial reduksi H2O lebih besar dari logam-logam tersebut. Ion –ion logam dari golongan IA, IIA, AI dan Mn akan mengalami reduksi jika dalam bentuk lelehan atau leburan cairan elektrolit tanpa adanya air. Reaksi reduksinya adalah sebagai berikut :

2H2O ( l ) + 2e( aq ) + H2 ( g )

  1. Ion-ion logam lain

Ion-ion logam yang bermuatan positif akan mengalami reduksi pada katode . reaksinya adalah sebagai berikut :

Mn+ + ne-> M

Keterangan :

M = Logam

n = Jumlah muatan atau ion

  1. Ion H+ ( Asam )

Ion H+ dari larutan asam akan mengalami reaksi reduksi sebagai berikut :

2H+ + 2e- -> H2

 

Reaksi Oksidasi Pada Anode

  1. Ion – ion F, Cl, Br dan I

Jika electrode anodenya terbuat dari Logam, Pt, Au atau C ( Logam Inert ) , ion negatif seperti F, Cl, Br dan I yang mengalami oksidasi , reaksinya sebagai berikut :

2X-> X2 + 2e

  1. Tidak selamanya ion negative akan mengalami oksidasi pada anode
Baca Juga  Hidrolisis : Pengertian, Manfaat, Macam, Beserta Contohnya

Jika elektrode anode terbuat dari logam aktif ( Selain logam Pt, Au, dan C ) , Yanga mengalami oksiadasi yaitu electrode tersebut . Reaksinya sebagai berikut :

M -> Mmn+ + ne

Keterangan :

M = Logam

 n = Jumlah muatan atau ion

  1. Ion-ion SO42-, NO3, dan PO43-

Jika electrode dan anode terbuat dari logam Pt, Au atau C ( Logam Inert ) dan ion negative mengandung atom O ( anion sisa asam oksi ) , seperti  SO42-, NO3, dan PO43-, maka yang mengalami oksidasi yaitu air ( H2O ). Reaksinya sebagai berikut :

2H2O ( l ) -> 4H+ ( aq ) + O2 ( g ) + 4e

 

  1. Ion OH( Basa )

Reaksi oksidasi ion basa sebagai berikut :

4OH-> 2H2O + 4e + O2

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai Sel Elektrolisis : Pengertian Sel Elektrolisis, Ciri, Dan Reaksi-Reaksi Yang Terdapat di Dalamnya Semoga mudah dimengerti dan bermanfaat serta menambah wawasan dan juga ilmu pengetahuan kalian semua, terimakasih.