√ Pengertian Komunikasi Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Tujuan – Fungsi – Jenis – Syarat – Unsur

Posted on

Pengertian Komunikasi Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Tujuan – Fungsi – Jenis – Syarat – Unsur

Pengertian Komunikasi Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Tujuan – Fungsi – Jenis – Syarat – Unsur – Dalam kehidupan sehari-hari, berbicara merupakan salah satu wujud nyata dari sebuah komunikasi yang sering kita lakukan. Meskipun sering kita lakukan, banyak masyarakat yang belum paham apa sebenarnya komunikasi. Jadi tidak mengherankan apabila komunikasi dijadikan sebagai sarana untuk mewujudkan niatan buruk pada diri seseorang.

Selain berbicara ada banyak wujud lain dari komunikasi yang sudah sering kita lakukan. Contoh menggelengkan kepala, mengangkat bahu dan juga tersenyum. Walaupun sama-sama wujud nyata dari komunikasi namun contoh-contoh yang sudah disebutkan memiliki artian yang berbeda dari jenis komunikasi tersebut.

Pengertian Komunikasi Secara Umum

Komunikasi ialah suatu proses penyampaian informasi “pesan, ide, gagasan” dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu, cara yang demikian ini disebut komunikasi nonverbal.

Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli

Adapun pengertian komunikasi menurut para ahli yang diantaranya yaitu:

  • Menurut Onong Uchjana Effendy
    Komunikasi ialah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat atau perilaku, baik secara lisan “langsung” ataupun tidak langsung “melalui media”.
  • Menurut Raymond Ross
    Komunikasi ialah proses menyortir, memilih dan pengiriman simbol-simbol sedemikian rupa agar membantu pendengar membangkitkan respons/makna dari pemikiran yang serupa dengan yang dimaksudkan oleh komunikator.
  • Menurut Gerald R. Miller
    Komunikasi terjadi saat satu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat sadar untuk memengaruhi perilaku mereka.
  • Menurut Everett M. Rogers
    Komunikasi ialah proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima dengan maksud untuk mengubah tingkah laku meraka.
  • Menurut Carl I. Hovland
    Komunikasi ialah suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan “biasanya dengan menggunakan lambang verbal” untuk mengubah perilaku orang lain.
  • Menurut New Comb
    Komunikasi ialah transmisi informasi yang terdiri dari rangsangan diskriminatif dari sumber kepada penerima.
  • Menurut Bernard Barelson & Garry A. Steiner
    Komunikasi ialah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb.
  • Menurut Colin Cherry
    Komunikasi ialah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi dengan untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya.
  • Menurut William J. Seller
    William J.Seller mengatakan bahwa komunikasi ialah proses dimana simbol verbal dan nonverbal dikirimkan, diterima dan diberi arti.
  • Menurut Kafried Knapp
    Komunikasi dianggap sebagai alat interaksi setiap pribadi dengan menggunakan bantuan simbol linguistik. Contoh simbol verbal yang dikaitkan dengan perkataan setiap individu dan juga simbol non verbal. Simbol tersebut bisa langsung diaplikasikan melalui tatap muka secara langsung ataupun dengan memanfaatkan berbagai simbol tertentu.
Baca Juga  Latar : Pengertian Secara Umum, Menurut Para Ahli, Macam Dan Fungsinya

Tujuan Dan Fungsi Adanya Komunikasi

Pada umumnya tujuan dan juga fungsi dari komunikasi ada hampir sama. Sama dengan pengertian komunikasi sebelumnya, tujuan dan fungsi dari komunikasi ini sendiri juga cukup diacukan oleh para pelakunya. Hal ini tentunya akan menjadikan komunikasi yang dilakukan tidak akan mendapatkan titik temu alias hanya sia-sia saja. Berikut ini ialah tujuan dan fungsi adanya komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.

  • Mengarahkan, menyebarluaskan dan menetapkan setiap tujuan perusahaan yang sudah disepakati.
  • Komunikasi bisa dijadikan sebagai rencana yang sudah disusun untuk mencapai setiap tujuan yang sudah disepakati oleh pihak yang berkaitan.
  • Memanajemen sumber daya manusia dan juga sumber daya lain pada umumnya akan bisa bekerja lebih efisien dan juga efektif untuk menggapi suatu tujuan.
  • Mengembangkan, menilai dan juga menyeleksi setiap pihak yang berkaitan saat komunikasi berjalan.
  • Mengendalikan setiap prestasi dari pihak yang berkaitan.
  • Mengarahkan, memimpin, menciptakan iklim terbaik dan memotivasi keinginan setiap pihak untuk ikut dalam kontribusi yang sudah disepakati.

Pada tahun 1982, pakar komunikasi yang bernama Hewitt juga memaparkan tujuan/fungsi komunikasi itu sendiri. Menurutnya, komunikasi yang dilakukan oleh pihak yang berkaitan memiliki tujuan antara lain:

  • Mengajarkan dan juga mendalami suatu problematika.
  • Mempengaruhi dan mengungkapkan apa saja perasaan yang dimiliki oleh seseorang.
  • Menjadi alat bantu untuk menjelaskan sikap individu tersebut ataupun sikap dari orang lain.
  • Sebagai sarana untuk berhubungan dan berinteraksi dengan setiap orang.
  • Menyelesaikan sebuah persoalan yang sedang terjadi.
  • Sebagai sarana untuk mencapai tujuan bersama yang sudah disepakati.
  • Menyelesaikan konflik yang terjadi dan juga menurunkan ketegangan yang muncul pada pihak tertentu.
  • Menstimulasikan berbagai minat pada orang lain ataupun dirinya sendiri.
Baca Juga  Tari : Pengertian, Fungsi, Unsur, Jenis Dan Contohnya

Jenis-Jenis Komunikasi Dan Syarat-Syarat Komunikasi Agar Berjalan Dengan Baik

Selain pengertian komunikasi yang menjadi dasar dari pembahasan ini mengetahui apa saja jenis-jenis dari komunikasi dan juga syarat-syarat komunikasi juga hal penting. Tujuannya agar komunikasi bisa terarah dan berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan. Umumnya komunikasi dibagi sesuai dengan penyampaian yang diaplikasikan pada pihak-pihak yang berkomunikasi.

Berdasarkan bagaimana cara penyampaiannya, kita bisa membagi komunikasi menjadi dua jenis yakni komunikasi verbal yang menggunakan lisan dan komunikasi nonverbal yang menggunakan cara yang tertulis. Keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan karena itulah kalian harus mengetahuinya.

Komunikasi verbal sendiri ialah komunikasi yang dilakukan secarta tatap muka langsung tanpa ada batasan jarak, contoh dari komunikasi verbak yang paling sering kita lakukan ialah berbicara. Walaupun jenis komunikasi ini harus bertatap muka, namun ada batasan tertentu yang menjadikan komunikasi yang dilakukan seseorang masuk kedalam jenis komunikasi ini. Komunikasi yang dimaksud ialah komunikasi yang dilakukan karena terbatas oleh jarak, misalkan saja menelpon seseorang. Walaupun tidak bertatap muka secara langsung, jenis komunikasi ini ialah komunikasi verbal yang sering dilakukan oleh pihak yang membutuhkannya.

Jenis komunikasi kedua ialah komunikasi nonverbal. Komunikasi nonverbal yang menggunakan tulisan sebagai media komunikasinya sudah sering kita temui didalam kehidupan sehari-hari. Mungkin karena masyarakat belum terlalu paham apa itu pengertian komunikasi secara umum, komunikasi nonverbal ini sering diacuhkan begitu saja.

Padahal jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, manfaatnya akan sangat besar. Adapun contoh dari komunikasi nonverbal yang paling populer ialah dalam bentuk teks atau naskah tertentu. Biasanya teks tersebut dijadikan sebagai sarana untuk menyampaikan komunikasi secara kompleks dan terukur. Selain itu, gambar dan juga foto juga bisa dijadikan sebagai sarana non verbal. Contoh yang paling sering kita temukan dari komunikasi nonverbal ialah banner, spanduk, iklan di TV dan sebagainya.

Agar dua jenis komunikasi tersebut bisa berjalan dengan terarah dan bisa mendapatkan tujuan yang sesuai dengan keinginan, syarat-syarat komunikasi berlangsung ialah hal mutlak yang harus ada. Dengan adanya syarat tersebut, komunikasi yang dilakukan oleh pihak yang berkaitan bisa berjalan dengan baik dan akhirnya bisa mendapatkan hasil atau tujuan yang diharapkan. Adapun syarat-syarat komunikasi ialah:

  • Komunikasi harus memiliki pesan yang akhirnya bisa diterima oleh pihak yang berkaitan.
  • Komunikasi juga bisa mencapai tujuan jika penyampaiannya sesuai dengan apa yang disampaikan.
  • Komunikasi juga harus memiliki kredibilitas yang bagus yang akhirnya menjadikan penerima pesan bisa percaya mengenai apa yang dirinya sampaikan.
  • Komunikasi membutuhkan pengendalian suasana berupa tanggapan ataupun sebagainya.
  • Komunikasi harus bisa menjaga setiap hubungan yang menyenangkan dengan demikian tujuan dari adanya komunikasi tersebut juga bisa tercapai.
Baca Juga  √ Sudut Pandang  : Pengertian, Jenis, Macam, dan Contoh

Unsur Komunikasi

Adapun unsur komunikasi menurt Harold Lasswell “1960” yaitu:

  • Who? (siapa/sumber). Sumber/komunikator ialah pelaku utama/pihak yang mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi atau yang memulai suatu komunikasi, bisa seorang individu, kelompok, organisasi, maupun suatu negara sebagai komunikator.
  • Says What? (pesan), apa yang akan disampaikan/dikomunikasikan kepada penerima “komunikan” dari sumber “komunikator” atau isi informasi. Merupakan seperangkat symbol verbal/non verbal yang mewakili perasaan, nilai, gagasan/maksud sumber tadi. Ada 3 komponen pesan yaitu makna, symbol untuk menyampaikan makna dan bentuk/organisasi pesan.
  • In Which Channel? (saluran/media), Wahana/alat untuk menyampaikan pesan dari komunikator “sumber” kepada komunikan “penerima” baik secara langsung “tatap muka” maupun tidak langsung “melalui media cetak/elektronik dll”.
  • To Whom? “untuk siapa/penerima”, orang/kelompok/organisasi/suatu negara yang menerima pesan dari sumber disebut tujuan “destination”/pendengar “listener”/khalayak “audience”/komunikan/penafsir/penyandi balik “decoder”.
  • With What Effect? (dampak/efek), dampak/efek yang terjadi pada komunikan “penerima” setelah menerima pesan dari sumber, seperti perubahan sikap, bertambahnya pengetahuan, dll.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Komunikasi Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Tujuan – Fungsi – Jenis – Syarat – Unsur semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi kalian semua,, terima kasih banyak sampai jumpa di postingan selanjutnya. 🙂 🙂 🙂

Baca Juga: