√ Pengertian Algoritma Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Bentuk – Ciri – Contoh

Posted on

Pengertian Algoritma Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Bentuk – Ciri – Contoh

Pengertian Algoritma Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Bentuk – Ciri – Contoh – Sejarah algoritma dimuali pada era Al-Khawarizmi sebagai peletak dasar aturan-aturan dalam melakukan perhitungan aritmatika. Sedangkan yang disebut dengan apa itu algoritma modern dimulai oleh David Hilbert pada tahun 1928 dalam usaha operasi permasalahan keputusan. Formalisasi selanjutnya ialah sebagai usaha penentuan apa yang dinamakan metode efektif atau perhitungan efektif. Setelah itu, pengembangan dalam bidang pemrograman terus dilakukan dengan menggunakan prinsip-prinsip tersebut.

Ada tiga bentuk dasar dalam algoritma yaitu perulangan, sekuensial dan percabangan atau bersyarat. Bentuk perulangan atau looping algorithm menjalankan operasi beberapa langkah tertentu dengan berulang-ulang atau secara looping. Untuk bentuk sekuensial ialah serangkaian langkah yang urutan langkahnya urut dari awal hingga akhir, sedangkan untuk pengertian algoritma bentuk percabangan atau bersyarat ialah operasi yang hanya akan berlanjut ke langkah selanjutnya jika sebuah syarat telah tepenuhi.

Pengertian Algoritma Secara Umum

Algoritma ialah prosedur yang berisi langkah demi langkah untuk sebuah perhitungan. Hal ini juga bisa berarti urutan atau langkah-langkah dalam perhitungan untuk menyelesaikan sebuah masalah yang ditulis dalam sebuah urutan. Sedangkan pengertian dari algoritma pemrograman ialah urutan, langkah demi langkah atau prosedur yang dilakukan untuk menyelesaikan sebuah masalah dalam pemrograman komputer.

Pengertian Algoritma Menurut Para Ahli

Selain itu ada beberapa penjelasan yang berbeda-beda dari para ahli dan pakar mengenai arti algoritma sebenarnya, nah berikut ini pengertian algoritma menurut para ahli secara lengkap yaitu:

  • Menurut Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi
    Definisi algoritma ialah suatu metode khusus untuk menyelesaikan suatu persoalan.
  • Menurut KBBI “Kamus Besar Bahasa Indonesia”
    Arti algoritma yaitu prosedur sistematis untuk memecahkan masalah matematis dalam langkah-langkah terbatas dan urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah.
  • Menurut Goodman Hedet Niemi
    Algoritma ialah urutan terbatas dari operasi-operasi terdefinisi dengan baik, yang masing-masing membutuhkan memori dan waktu yang terbatas untuk menyelesaikan suatu masalah.
  • Menurut Donald E. Knuth
    Algoritma ialah sekumpulan aturan-aturan berhingga yang memberikan sederetan operasi-operasi untuk menyelesaikan suatu jenis masalah yang khusus.
  • Menurut Rinaldi Munir
    Pengertian algoritma ialah sebuah bentuka urutan langkah logis yang akan membantu seseorang dalam menyelesaikan masalah yang sedang dijalaninya.
  • Menurut Seymour Lipschutz, Ph.D dan Marc Lipson, Ph.D.
    Algoritma ialah suatu daftar langkah demi langkah yang terhingga dari instruksi-instruksi yang terdefinisikan dengan jelas yang dipakai untuk permasalahan tertentu.
  • Menurut David Bolton
    Algoritma ialah deskripsi dari suatu prosedur yang berakhir dengan sebuah hasil.
  • Menurut Andrey Andreyvich Markov
    Algoritma ialah hal umum untuk dipahami sebagai suatu keputusan yang tepat untuk mendefinisikan proses komputasi yang mengarahkan dari data awal hingga hasil yang diinginkan.
  • Menurut Stone Dan Knuth
    Algoritma ialah suatu seperangkat aturan yang tepat mendefinisikan urutan operasi hingga sedemikian rupa sehingga setiap aturan yang efektif, jelas hingga sedemikian rupa sehingga urutan berakhir dalam waktu yang terbatas.
  • Amikom Yogyakarta
    Pengertian algoritma ialah sebuah bentuk instruksi dalam bentuk cara atau metode yang akan membantu kamu dalam menyelesaikan program dengan cara yang lebih sistematis.
  • Menurut Minsky
    Algoritma ialah seperangkat aturan yang memberitahukan kepada kita dari waktu ke waktu, tepaynya bagaimana untuk bertindak.
Baca Juga  √ Pengertian Desain: Fungsi, Tujuan, Prinsip, dan Jenis Desain

Bentuk-Bentuk Algoritma

Adapun algoritma sendiri memiliki 3 bentuk yang diantaranya yaitu:

Algoritma Sekuensial “Sequence Algorithm”

Sequence algorithm atau algoritma sekuensial merupakan algoritma yang langkah-langkahnya secara urut dari awal hingga akhir. Bentuk dari algoritma sekuensial ini salah satu contohnya seperti algoritma memasak air, langkah demi langkah yang dijalankan harus urut dari atas sampai bawah.

Algoritma Perulangan “Looping Algorithm”

Looping algorithm atau algoritma perulangan merupakan suatu algoritma yang menjalankan beberapa langkah tertentu secara berulang-ulang atau looping. Pada masalah yang kita hadapi, ada pula sebuah langkah yang harus kita lakukan secara berulang-ulang. Misalnya dari algoritma looping ini ialah algoritma menjemur pakaian.

  • Siapkan jemuran.
  • Ambil satu pakaian yang nantinya akan dijemur.
  • Peras pakaian tersebut terlebih dahulu.
  • Letakkan pakaian tersebut pada tiang jemuran.
  • Ulangi langkah dari 2 sampai 4 hingga pakaian habis.

Dari algoritma diatas dapat diketahui bahwa dari langkah 2 sampai 4 harus dilakukan secara berulang-ulang hingga pakaian habis.

Algoritma Percabangan Atau Bersyarat “Conditional Algorithm”

Conditional algorithm atau algoritma bersyarat merupakan algoritma yang menjalankan langkah berikutnya apabila terdapat syarat yang sudah dapat dipenuhi, berikut ini salah satu contoh dari algoritma bersyarat yaitu:

  • Siapkan panci.
  • Masukkan air secukupnya ke dalam panci.
  • Tutup panci tersebut.
  • Letakkan panci tersebut di atas kompor.
  • Hidupkan kompor.
  • Apabila air sudah mendidih, lalu matikan kompor.
  • Angkat panci tersebut dari kompor.

Algoritma bersyarat atau contional algorithm terdapat pada langkah ke 6 apabila air sudah mendidih, lalu matikan kompor, sehingga apabila air tersebut belum mendidih, maka kompor tidak dimatikan.

Ciri Algoritma

Adapun ciri-ciri algoritma yang diantaranya yaitu:

  • Algoritma harus berhentu setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.
  • Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua “Ambiguitas”.
  • Algoritma memiliki nol atau lebih masukkan.
  • Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran.
  • Algoritma harus efektif “setiap langkah harus sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam waktu yang masuk akal”.
Baca Juga  Sistem Informasi : Pengertian, Fungsi, Komponen Dan Ciri - Ciri Sistem Informasi

Contoh Algoritma

Adapun contoh algoritma yang diantaranya yaitu:

Menentukan Apakah Bilangan Tersebut Ganjil Atau Genap

Terdapat bilangan yang bernama bilang bulat yaitu 0, 1, -1, -2 dst serta bilangan asli 1, 2, 3, 4, 5, dst. Kedua jenis bilangan tersebut sering digunakan dalam berhitung. Himpunan bilangan-bilangan bulat dalam buku teks aljabar pada umumnya dinyatakan dengan lambang “Z” dan himpunan bilangan-bilangan asli dinyatakan dengan lambang “N”.

Bilangan genap merupakan sebuah bilangan bulat yang akan habis atau tidak memiliki sisa jika dibagi 2 “dua”, bilangan ganjil merupakan sebuah bilangan bulat yang tidak akan habis apabila dibagi 2 “dua”.

Menghitung Keliling Dan Luas Lingkaran

Lingkaran merupakan suatu himpunan dari semua titik-titik pada bidang dalam jarak yang tertentu dan disebut dengan jari-jari dari titik tertentu dan dapat disebut titik pusat. Lingkaran merupakan contoh dari kurva tertutup sederhana, lingkaran membagi bidang menjadi bagian luar dan dalam.

Menampilkan Bilangan Ganjila Diantara 10 sampai 30

Bilangan ganjil yang terletak diantara 1- dan 30, 11, 13, 15 dan seterusnya, namun yang akan ditampilkan kecuali bilangan 21 dan 27. Jadi output yang diharapkan dari algoritma tersebut ialah bilangan ganjil 10 sampai 30 kecuali bilangan 21 dan 27. Algoritma untuk menampilkan bilangan ganjil antara 10 hingga 30 kecuali bilangan 21 dan 27.

Algoritma Tahuan Kabisat

Terdapat juga algoritma tahun kabisat, tahun kabisat merupakan sebuah tahun yang memiliki tambahan 1 hari dan bertujuan agar kelender dapat sinkron dengan musim tahunan dan keadaan astronomi. Bulan Februari memiliki 29 hari pada saat tahun kabisat, tahuan yang dapat untuk dibagi dengan 4 ialah tahun kabisat.

Menampilkan Bilang Genap Mulai Dari 2 Sampai N, Kecuali Bilangan Genap Yang Kelipatan 4

Bilangan genap merupakan sebuah bilangan-bilangan bulat yang habis jika dibagi 2. Deret yang ditampilkan dari algoritma kali merupakan deret dari bilangan genap dari 2 hingga ken N kecuali bilangan yang merupakan kelipatan 4.

Menghitung Harga Yang Dibayar Setelah Mendapatkan Sebuah Diskon

Ada juga algoritma yang dapat menghitung jumlah dari biaya yang harus dibayar oleh sang pembeli setelah mendapatkan sebuah diskon 10% dengan syarat jumlah dari total pembelian tersebut Rp 1.500.000,- Algoritma guna menghitung besaran biaya tersebut dapat digambarkan dengan flowchart.

Baca Juga  Logika :  4 Pengertian Logika Secara Umum dan Menurut Para Ahli serta Proposisinya

Jumlah barang memiliki sifat yang dinamik sesuai dengan input atau masukkan dari user. Apabila jumlah total dari harga tersebut kurang 1500000 maka tidak mendapatkan sebuah diskon.

Mencari Maks Dan Min Dari Suatu Deret Bilangan

Terdapat juga sebuah algoritma guna mencari nilai maks serta min dari suatu n deret bilangan yang dimasukkan atau diinput oleh user.

Kalkulator Sederhana Dari 2 Bilangan

Terdapat sebuah algoritma sebagai kalkulator sederhana untuk operasi penjumlahan, perkalian, pembagian dan pengurangan. Kalkulator sederhana ini hanya dapat melakukan perhitungan dari 2 bilangan yang dinput oleh user.

Menghitung Beberapa Angka Dari Suatu Bilangan

Algoritma untuk menghitung beberapa angka dari suatu bilangan yang dimasukkan atau diinput oleh user.

Membalik Sebuah Kalimat

Seperti yang kita ketahui sebelumnya tentang pengertian algoritma, bahwa algoritma juga dapat untuk menampilkan sebuah kalimat namun dengan urutan yang terbalik. Misalkan “woocara” dibalik menjadi “aracoow”. Struktur data yang digunakan ialah stack, untuk membalik sebuah bilangan, huruf dari kalimat kita input dalam stack dengan menggunakan metode push. Setelah stack tersebut sudah terisi maka output kembali dengan memakai metode pop.

Pada algoritma membalik sebuah kalimat, adanya penggunaan struktur data stack diimplementasikan ke array. Dalam implementasinya ke array tersebut, kita harus terlebih dahulu menyiapkan sebuah array dengan memiliki panjang yang sama dengan jumlah huruf yang ada dalam kalimat yang akan dibalik tersebut.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Algoritma Secara Umum & Menurut Para Ahli Serta Bentuk – Ciri – Contoh semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,,, sampai jumpa di postingan selanjutnya. 🙂 🙂 🙂