Sumsum Tulang Belakang: Struktur, Fungsi, Anatomi, Gangguan, Ciri dan Cara Menjaganya

Posted on

Sumsum Tulang Belakang  –  Sumsum tulang belakang adalah susunan perlu dalam tubuh manusia yang punyai peran sentral dalam kegunaan saraf dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Terletak di dalam rongga tulang belakang, sumsum tulang belakang berguna sebagai pusat pengiriman sinyal saraf antara otak dan bagian tubuh lainnya.

Kali ini kami akan menjelaskan mengenai Struktur dan fungsi tulang belakang ( Medula Spinalis ) . mungkin  sebagian dari kita tidak mengetahui atau belum memahami  mengenai fungsi saraf spinal, bagian sumsum lanjutan, fungsi sumsum tulang belakang.

Dan  juga gambaran sumsum tulang. Bahwasanya  untuk mengetahui fungsi sumsum tulang belakang harus mengetahui terlebih dahulu beberapa strukturnya. Untuk itu simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Apa itu Sumsum Tulang Belakang?

Spinal cord atau sumsum tulang belakang adalah kumpulan serabut saraf yang terdapat di selama tulang belakang, tepatnya membentang dari anggota bawah otak hingga punggung bawah. Bagian tubuh yang disebut termasuk bersama makna medis medula spinalis ini mempunyai peran perlu di dalam proses saraf manusia.

Sumsum tulang belakang berada di dekat medulla, yaitu anggota paling bawah dari otak. Ukurannya pun begitu banyak ragam terhadap tiap tiap orang, terasa dari 43–45 cm. Kumpulan serabut saraf ini relatif kecil bersama berat cuma 35 gram dan diameter 1 cm. Sumsum tulang belakang dikelilingi oleh cairan serebrospinal dan dilindungi oleh tiga lapisan jaringan pelindung (meninges), yaitu dura mater, arachnoid mater, dan pia mater.

Sumsum tulang belakang bekerja mirip bersama otak di dalam menggerakkan kegunaan proses saraf pusat yang sesuaikan aktivitas tubuh sehari-hari, layaknya bergerak, merasakan sensasi nyeri dan lain-lain (dingin, panas, getaran, dan sebagainya), dan juga mengontrol berbagai kegunaan tubuh yang meliputi tekanan darah, pernapasan, hingga detak jantung.

Seperti yang diketahui, otak merupakan organ pusat yang mengimbuhkan perintah ke organ tubuh lainnya apalagi sel terkecil di di dalam tubuh. Sementara itu, sumsum tulang belakang adalah jembatan yang menghubungkan pesan dari otak ke anggota tubuh, dan sebaliknya.

Baca Juga :  Pengertian Ekskresi, Sekresi Dan Defekasi: Perbedaan Dan Contohnya

Struktur dan Fungsi Sumsum Tulang Belakang ( Medula Spinalis )

Untuk lokasi Sumsum tulang belakang membentuk memanjang pada rongga tulang belakang, mulai dari berbagai ruas leher hingga ke ruas tulang pinggang ke dua.

Selaput meninges berguna dalam  membungkus sumsum tulang belakang. Apabila  dilihat secara melintang,  maka sumsum tulang belakang pada bagian luar akan tampak berwarna putih ( substansi alba ) serta pada bagian dalam yang mempunyai  bentuk seperti kupu – kupu,  yang berwarna kelabu ( substansi grissea ).

Terdapat banyak kandungan akson ( Neurit ) pada bagian yang berwarna putih dengan  yang menyelimutinya adalah Myelin. Bagian  ini berfungsi sebagai penghantar impuls  yang menuju otak dan dari otak menuju ke  efektor.

Kemudian , pada bagian yang berwarna  kelabu mempunyai  kandungan serabut saraf dengan tidak mempunyai  myelin. Untuk  dapat membedakan pada bagian ini terdapat 2 akar yaitu  Dorsal atau akar Posterior dan juga  akar ventral atau akar anterior.

Akar dorsal mempunyai  kandungan Neuron Sensorik, sedangkan akar ventral mempunyai  kandungan Neuron Motorik.

Fungsi Sumsum Tulang Belakang

Terdapat  4 fungsi sumsum tulang belakang, di antaranya  yaitu  sebagai berikut :

  • Sebagai penghantar impuls dari reseptor ( indera ) ke otak.
  • Sebagai penghantar impuls dari otak ke reseptor ( indera ).
  • Sebagai penghubung antara otak dengan seluruh tubuh.
  • Sebagai pusat gerak refleks dan juga memberikan kemungkinan jalan terpendek gerak refleks.

Anatomi Sumsum Tulang Belakang

Anatomi Sumsum Tulang Belakang

Terdapat tiga susunan utama terhadap sumsum tulang belakang, di antaranya leher (cervical), dada (thoracic), dan lumbar (lower back). Berikut adalah penjelasan selengkapnya tentang susunan sumsum tulang belakang dikala dipotong secara horizontal.

Gray Matter

Gray matter (materi abu-abu) adalah anggota gelap terhadap sumsum tulang belakang yang punya bentuk menyerupai kupu-kupu. Bagian ini dibentuk oleh badan sel saraf (neuron), sel glial, dan empat tanduk (dua tanduk di depan dan dua lainnya di belakang).

Dua tanduk di depan (tanduk anterior atau ventral) berperan didalam mempunyai Info dari otak dan sumsum tulang belakang ke otot tubuh untuk merangsang gerakan tubuh. Sementara itu, dua tanduk di belakang (tanduk posterior atau dorsal) berperan didalam mempunyai Info dari tubuh lagi ke otak dan sumsum tulang belakang.

Baca Juga :  Cara Kerja Usus Besar Pada Sistem Pencernaan

White Matter

White matter (materi putih) atau disebut juga substansia alba adalah anggota dari sumsum tulang belakang yang bertanggung jawab didalam menegaskan komunikasi antara bagian-bagian otak dengan gray matter tetap berlangsung dengan baik. Materi putih ini mengandung sel-sel yang dilapisi mielin, agar proses transmisi isyarat listrik antar sel saraf menjadi lebih cepat dan efisien.

Traktus Lateral dan Anterior

Traktus (saluran) lateral dan anterior adalah dua traktus yang juga didalam traktus kortikospinalis, yakni anggota dari jalur motorik white matter yang bertugas mengontrol pergerakan tubuh yang disadari (voluntary movements).  Traktus lateral berfungsi didalam mengontrol pergerakan otot di tungkai. Sementara itu, traktus anterior terlibat dengan pergerakan otot-otot batang tubuh, leher, dan bahu.

Posterior Tracts

Posterior tracts atau disebut juga dengan traktus spinotalamikus, merupakan traktus yang berada di segi posterolateral dari sumsum tulang belakang yang diawali dari segmen lumbar (tulang punggung bawah) ke-2 dan ketiga.  Jalur ini mempunyai Info sensorik dari beraneka anggota tubuh layaknya kulit, tulang, dan organ didalam tubuh ke otak melalui saraf sensorik perifer.

Lateral Horn

Tanduk lateral atau lateral horn merupakan anggota yang berada di ke-2 segi materi abu-abu dari sumsum tulang belakang dan terletak di antara tanduk anterior/ventral dan tanduk posterior/dorsal. Tanduk lateral mampu ditemukan di anggota dada, punggung anggota atas, dan sakrum. Bagian ini terdiri atas saraf-saraf yang terkait dengan fungsi otonom tubuh, yakni proses saraf yang mengatur kegiatan tubuh yang tak disadari, layaknya pernapasan.

Penyakit terhadap Sumsum Tulang Belakang

Penyakit terhadap Sumsum Tulang Belakang

Ada sebagian kelainan terhadap sumsum tulang belakang yang mesti diwaspadai, karena masalah terhadap sumsum tulang belakang mampu mengganggu keseluruhan kinerja fungsi tubuh. Beberapa risiko penyakit yang mampu menyerang sumsum tulang belakang adalah sebagai berikut:

Multiple Sclerosis

Multiple sclerosis adalah suatu kondisi yang berpotensi membuat proses saraf pusat, yakni otak dan sumsum tulang belakang mengalami kelumpuhan. Kondisi ini berlangsung dikala proses kekebalan tubuh secara tidak benar menyerang mielin (selaput pelindung saraf) agar komunikasi antara otak dan semua tubuh terganggu.

ALS (Amyotrophic Lateral Sclerosis)

ALS (amyotrophic lateral sclerosis) adalah masalah proses saraf yang pengaruhi sel-sel saraf di otak dan juga sumsum tulang belakang. Kondisi ini mampu melemahkan, lebih-lebih menghancurkan neuron motorik tubuh, agar tubuh tidak mampu mengontrol gerakan otot. Akibatnya, penderita ALS mampu mengalami susah berlangsung atau bicara.

Baca Juga :  Metamorfosis Lalat 

Spinal Cord Injury

Spinal cord injury adalah cedera terhadap saraf yang terletak di ujung sumsum tulang belakang, agar kapabilitas gerak tubuh terganggu.

Apa Saja Ciri-Ciri atau Gejala Penyakit Sumsum Tulang Belakang?

Kerusakan pada medula spinalis dapat menimbulkan berbagai gejala, termasuk yang terkait dengan sistem saraf. Gejala ini bisa dirasakan di sekitar area tulang belakang, tetapi juga dapat menjalar ke bagian tubuh lainnya, seperti lengan dan tungkai kaki.

Beberapa gejala atau ciri-ciri yang mungkin timbul akibat penyakit atau gangguan sumsum tulang belakang adalah:

  • Nyeri atau sakit punggung.
  • Kejang otot yang tidak terkontrol.
  • Kelemahan, mati rasa, atau bahkan kelumpuhan anggota tubuh.
  • Perubahan refleks tubuh.
  • Kehilangan kontrol saluran kemih atau usus.

Cara Menjaga Sumsum Tulang Belakang Tetap Sehat

Sumsum tulang belakang yang sehat, tentu bisa membantumu meraih hidup sehat dan menjalani aktivitas dengan baik. Kamu bisa menjaga kesehatan sumsum tulang belakang dengan menerapkan beberapa tips berikut:

  • Makan makanan yang sehat dan bergizi, seperti buah sayur, gandum, lemak sehat, dan protein
  • Olahraga secara rutin dengan mengombinasikan olahraga aerobik, latihan kekuatan, dan latihan kelenturan
  • Terapkan postur tubuh yang ergonomis di segala aktivitas, misalnya saat duduk dan berdiri
  • Tidur dengan posisi yang nyaman untuk leher dan tulang belakang
  • Tidak duduk dengan durasi yang lama kecuali diselingi dengan berdiri dan berjalan kaki untuk mengistirahatkan punggung
  • Berhenti mengonsumsi alkohol dan produk tembakau

Kesimpulan

Sumsum tulang belakang adalah susunan perlu dalam tubuh manusia yang punyai peran sentral dalam kegunaan saraf dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Terletak di dalam rongga tulang belakang, sumsum tulang belakang berguna sebagai pusat pengiriman sinyal saraf antara otak dan bagian tubuh lainnya.

Ada sebagian kelainan terhadap sumsum tulang belakang yang mesti diwaspadai, karena masalah terhadap sumsum tulang belakang mampu mengganggu keseluruhan kinerja fungsi tubuh.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Sumsum Tulang Belakang semoga mudah dipahami dan juga semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah pengetahuan kita mengenai sumsum tulang belakang , sekian dan terimakasih atas kunjungannya .