Renang Gaya Kupu-Kupu: Pengertian, Sejarah, Ciri, Teknik, Peraturan dan Manfaatnya

Posted on

Renang Gaya Kupu-Kupu – Renang gaya kupu-kupu merupakan salah satu gaya berenang yang dilakukan dengan posisi dada berada di permukaan air. Gaya kupu-kupu memiliki ciri yakni gerakan lengan yang mengayun ke depan seperti sayap kupu-kupu. Hal itu yang menjadikan alasan gaya renang ini dinamakan gaya renang kupu-kupu.

Selain itu gaya renang ini memiliki nama lain yakni dapat disebut dengan gaya lumba-lumba, karena teknik gerakan kaki pada gaya kupu-kupu menyerupai dengan gerakan ekor lumba-lumba.

Nah pada kesempatan kali ini kami akan memberikan pembahasan mengenai Renang Gaya Kupu-Kupu. Apakah ada yang sudah mengenal atau pernah mendengar mengenai istilah Renang Gaya Kupu-Kupu. Untuk lebih lengkapnya kita simak penjelasan secara lengkap dibawah ini.

Pengertian Renang Gaya Kupu-Kupu

Renang gaya kupu-kupu adalah salah satu gaya renang yang unik dan menantang, di mana perenang menggunakan gerakan lengkap kedua lengan dan kaki untuk berenang di air. Gaya kupu-kupu memerlukan sinkronisasi yang baik antara gerakan lengan dan kaki, serta kekuatan dan koordinasi yang efisien.

Sejarah Renang Gaya Kupu-Kupu

Renang gaya kupu-kupu adalah salah satu gaya renang yang relatif baru dibandingkan dengan gaya renang lainnya. Gaya ini pertama kali muncul pada paruh pertama abad ke-20. Berikut adalah beberapa titik penting dalam sejarah pengembangan renang gaya kupu-kupu:

  • Awal Munculnya Gaya Kupu-Kupu
    Gaya kupu-kupu awalnya dikenal sebagai “gaya dada modifikasi” atau “gaya dada dada ganda,” karena gerakan lengannya mirip dengan gaya dada. Gaya ini mulai muncul pada pertengahan tahun 1930-an.
  • Gaya Terpisah
    Awalnya, gaya kupu-kupu masih dianggap sebagai variasi dari gaya dada. Gerakan kaki diperkenalkan kemudian, membuatnya menjadi sebuah gaya renang yang terpisah.
  • Peraturan Resmi
    Pada tahun 1952, Federasi Renang Internasional (FINA) mengakui resmi gaya kupu-kupu sebagai gaya renang yang berbeda dan meratifikasi aturan-aturan khusus untuk kompetisi renang gaya kupu-kupu.
  • Perkembangan Teknik dan Kecepatan
    Seiring berjalannya waktu, atlet dan pelatih terus mengembangkan teknik dan strategi renang gaya kupu-kupu. Perubahan dalam teknologi kostum renang dan peningkatan pendekatan ilmiah terhadap pelatihan juga turut berkontribusi pada peningkatan kecepatan dalam gaya ini.
  • Dominasi Atlet
    Beberapa atlet renang terkenal telah mendominasi gaya kupu-kupu dalam berbagai kompetisi. Pencapaian atlet seperti Michael Phelps dari Amerika Serikat, yang memenangkan sejumlah medali emas Olimpiade dalam gaya kupu-kupu, telah memperkuat popularitas dan citra prestasi dari gaya renang ini.

Seiring waktu, gaya kupu-kupu telah menjadi salah satu gaya renang paling menonjol dan menarik untuk ditonton dalam kompetisi renang. Peningkatan teknik, kecepatan, dan keahlian atlet telah membuat gaya ini menjadi bagian integral dari olahraga renang modern.

Ciri-Ciri Renang Gaya Kupu-Kupu

Renang gaya kupu-kupu memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dari gaya renang lainnya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri utama dari renang gaya kupu-kupu:

Gerakan Lengan

  • Gerakan lengan pada renang gaya kupu-kupu dilakukan secara bersamaan dan simetris.
  • Lengan melakukan gerakan melingkar yang mirip dengan gerakan memutar roda.
  • Setiap gerakan lengan dimulai dengan lengan yang menyelam di bawah air, diikuti dengan gerakan naik kembali ke permukaan air.
Baca Juga :  Atletik¬†: Pengertian Atletik, Sejarah, Nomor Dan Cabor Atletik

Gerakan Kaki

  • Gerakan kaki pada renang gaya kupu-kupu dikenal sebagai “dolphin kick” atau gerakan kaki lumba-lumba.
  • Kaki melakukan gerakan melingkar, mirip dengan ekor lumba-lumba yang berenang.
  • Gerakan kaki ini dilakukan secara sinkron dengan gerakan lengan untuk menciptakan gerakan seragam di dalam air.

Posisi Tubuh

  • Tubuh berada dalam posisi horizontal di dalam air.Kepala tetap di dalam air, dan pernapasan dilakukan dengan memutar kepala ke samping saat lengan sedang berada di atas permukaan
  • air.

Frekuensi dan Panjang Gerakan

  • Renang gaya kupu-kupu umumnya memiliki frekuensi gerakan yang lebih rendah dibandingkan dengan gaya renang lainnya seperti gaya bebas.
  • Gerakan lengan dan kaki dalam renang gaya kupu-kupu cenderung lebih panjang dan memerlukan lebih banyak tenaga.

Keseluruhan Koordinasi

  • Keberhasilan dalam renang gaya kupu-kupu membutuhkan koordinasi yang baik antara gerakan lengan dan kaki.
  • Perenang perlu menjaga sinkronisasi agar gerakan lengan dan kaki tidak menghambat satu sama lain.

Kompetisi dan Atlet Ternama

  • Renang gaya kupu-kupu menjadi salah satu acara utama dalam berbagai kompetisi renang, termasuk Olimpiade.
  • Atlet renang yang menguasai gaya kupu-kupu, seperti Michael Phelps, telah mencatatkan prestasi-prestasi luar biasa dalam karier mereka.

Memahami dan menguasai teknik-teknik ini memungkinkan perenang untuk mencapai kecepatan dan efisiensi maksimal dalam renang gaya kupu-kupu. Seiring dengan itu, pelatihan yang konsisten dan pemahaman yang baik terhadap prinsip-prinsip gerakan akan membantu perenang meningkatkan keterampilan mereka dalam gaya renang ini.

Teknik Renang Gaya Kupu Kupu

Berenang dengan gaya kupu-kupu sangat diperlukan teknik dan kekuatan yang besar agar mendapatkan gerakan yang baik. Adapun beberapa langkah teknik untuk melakukan renang gaya kupu-kupu adalah sebagai berikut :

Teknik Posisi Tubuh

Posisi tubuh yakni suatu bagian yang penting karena menentukan kesempurnaan gerakan pada renang gaya kupu-kupu. Posisi tubuh diusahakan sedatar mungkin dengan permukaan air meski dalam prakteknya terjadi gerakan naik turun secara vertikal.

Posisi tubuh pada teknik ini dapat dilakukan secara mengambang dengan posisi telungkup sejajar dibawah permukaan air. Usahakan posisi kepala, bahu, pinggang hingga kaki sedatar mungkin dengan permukaan air untuk dapat memperkecil hambatan. Kedua tangan berada diatas kepala. Adapun yang harus diperhatikan dalam teknik ini, yaitu sebagai berikut:

  • Bagian kepala naik sedikit ketika pengambilan nafas. Setelah mengambil nafas, tundukan kepala dengan cepat agar posisi tubuh tetap datar dengan permukaan air.
  • Saat melakukan hentakan kaki seperti lumba-lumba, alangkah baiknya kaki tidak memukul terlalu dalam. Hentakan kaki tersebut dapat dilakukan dengan cara menekuk kedua kaki di persendian lutut lalu diluruskan kembali secara keras.

Teknik Gerakan Kaki

Teknik gerakan kaki yakni suatu teknik yang harus dapat dipersiapkan untuk dapat melakukan olahraga ini . Adapun cara melakukan teknik gerakan kaki, yaitu sebagai berikut:

  • Pinggang harus diturunkan ke arah bawah dan kaki bergerak ke belakang untuk dapat melakukan sebuah cambukan.
  • Untuk dapat menekan air ke bawah secara cepat, manfaatkanlah gerakan dengan pergelangan kaki dan punggung.
  • Lakukan dengan cara gerakkan kaki ke atas permukaan air.
  • Gerakkan kaki dan punggung harus dilakukan secara terangkat ke atas saat bergerak ke bawah.

Teknik Gerakan Lengan

Tahapan gerakan lengan yakni suatu teknik yang harus di kuasai bagi perenang. Terdapat empat macam gerakan lengan, yaitu sebagai berikut:

  • Entry
    Entry yakni suatu gerakan yang melawati daerah samping ke dalam air dan lengan lurus pada posisi depan hingga jari-jari melebar dan lebih rendah dari siku.
  • Mengayun ke luar
    Mengayun ke luar yakni suatu gerakan ke luar secara yang berkesinambungan sehingga untuk melakukan gerakan ini dilakukan setelah kedua lengan dan bahu bersamaan mengarah ke bawah.
  • Mengayun ke bawah
    Mengayun ke bawah yakni suatu gerakan dengan tangan ke arah bawah dari lingkaran jarak tempuh.
  • Mengayun ke dalam
    Mengayun ke dalam yakni suatu gerakan bawah siku hingga masuk dalam lingkaran kecil ke bawah permukaan dasar air membentuk sudut 20 derajat.
  • Recovery
    Recovery yakni suatu gerakan yang di perlakukan secara rileks serta , pangkul lengan mengayun ke depan.
Baca Juga :  Voli Pantai: Pengertian, Sejarah, Tujuan, Manfaat, Teknik Dan Aturan Permainannya

Teknik Gerakan Mengambil Napas

Teknik mengambil napas yakni suatu teknik yang cukup penting dalam olahraga renang. Adapun terdapat empat macam teknik gerakan dengan mengambil napas, yaitu sebagai berikut:

  • Gerakan dengan mengambil nafas dapat menghirup udara pada saat renang gaya kupu-kupu dengan posisi kepala diangkat ke arah atas membentuk 45 derajat dengan secara bersamaan.
  • Lakukan gerakan dengan cara mengambil nafas pada saat renang gaya kupu-kupu dengan melakukan kepala diangkat ke arah dapan membentuk 20 derajat.
  • Lakukan gerakan dengan cara mengambil nafas pada saat renang gaya kupu-kupu posisi kepala diangkat ke arah samping kiri membentuk 45 derajat dengan cepat.
  • Lakukan gerakan dengan mengambil nafas pada saat renang gaya kupu-kupu posisi kepala diangkat ke arah samping kanan membentuk 45 derajat.

Koordinasi Gerakan

Renang gaya kupu-kupu yang dilakukan harus ada persesuaian antara gerakan lengan dan kaki. Khususnya pada sikap tubuh yang naik turun secara vertikal lengan, meliuk-liuk seperti lumba-lumba yang berenang.

Lakukan dengan 1 kali putaran lengan dan 2 kali putaran pada kaki, secara keras dan juga lemah. Ketika permulaan tarikan dilakukan maka tendangan kaki yang pertama (keras) dan pada saat dorongan lengan dilakukan tendangan kaki yang kedua (lemah).

Peraturan Renang Gaya Kupu-Kupu

Peraturan renang gaya kupu-kupu, seperti juga peraturan untuk gaya renang lainnya, ditetapkan oleh organisasi pengatur utama di dunia renang, yaitu Federasi Renang Internasional (FINA). Berikut adalah beberapa peraturan umum untuk renang gaya kupu-kupu dalam kompetisi internasional:

Teknik Gerakan

  • Gerakan lengan harus dilakukan secara bersamaan dan simetris. Gerakan ini mencakup gerakan melingkar yang mirip dengan memutar roda.
  • Gerakan kaki harus dilakukan dengan cara “dolphin kick” atau gerakan kaki lumba-lumba.

Posisi Tubuh

  • Tubuh perenang harus tetap berada dalam posisi horizontal selama renang gaya kupu-kupu.
  • Posisi tubuh harus tetap mengikuti permukaan air selama gerakan.

Pernapasan

  • Pernapasan pada renang gaya kupu-kupu biasanya dilakukan dengan cara mengangkat kepala ke samping saat lengan sedang berada di atas permukaan air.
  • Pernapasan yang dilakukan dengan cara memutar kepala ke depan atau ke belakang dapat mengakibatkan diskualifikasi.

Tahanan Air

  • Tidak diizinkan adanya gerakan kaki yang berputar (whip kick) seperti pada gaya dada.
  • Gerakan kaki harus melibatkan gerakan melingkar dengan jari-jari kaki rapat bersama.

Pergantian Stasiun

  • Pergantian stasiun (turn) harus dilakukan dengan menyentuh dinding dan mengubah arah secara menyeluruh.Pergantian stasiun yang tidak benar atau tidak lengkap dapat mengakibatkan
  • sanksi atau diskualifikasi.

Perlengkapan Renang

  • Perlengkapan renang yang diizinkan termasuk kacamata renang, penutup kepala, dan kostum renang yang sesuai dengan aturan FINA.
  • Penggunaan bantuan renang seperti sirip atau kaki bebek tidak diizinkan selama kompetisi.

Distansi dan Perlombaan

  • Renang gaya kupu-kupu bisa menjadi bagian dari perlombaan individu atau estafet, dengan jarak yang bervariasi tergantung pada jenis kompetisi.

Peraturan ini dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu, dan atlet serta pelatih harus selalu memahami aturan yang berlaku pada saat kompetisi. Pelanggaran aturan dapat mengakibatkan sanksi, penalti waktu, atau bahkan diskualifikasi dari perlombaan. Oleh karena itu, pemahaman yang baik terhadap aturan renang gaya kupu-kupu sangat penting bagi peserta kompetisi.

Manfaat Renang Gaya Kupu-Kupu

Renang gaya kupu-kupu, seperti gaya renang lainnya, menawarkan berbagai manfaat kesehatan dan kebugaran. Berikut adalah beberapa manfaat dari berenang gaya kupu-kupu:

  • Kardiovaskular dan Kebugaran Jantung
    Renang gaya kupu-kupu melibatkan gerakan seluruh tubuh, termasuk lengan, kaki, dan inti tubuh. Aktivitas ini dapat meningkatkan denyut jantung dan memperkuat sistem kardiovaskular.
  • Peningkatan Kekuatan Otot
    Gaya kupu-kupu membutuhkan penggunaan otot-otot utama seperti lengan, kaki, punggung, dan bahu. Berenang secara konsisten dapat membantu memperkuat dan membentuk otot-otot ini.
  • Peningkatan Fleksibilitas
    Gerakan melingkar yang khas dari renang gaya kupu-kupu dapat membantu meningkatkan fleksibilitas sendi dan otot, terutama pada bahu dan pinggul.
  • Meningkatkan Kapasitas Paru-paru
    Aktivitas renang memerlukan kontrol pernapasan yang baik. Berenang gaya kupu-kupu dapat membantu meningkatkan kapasitas paru-paru dan efisiensi pernapasan.
  • Peningkatan Postur Tubuh
    Renang gaya kupu-kupu memerlukan koordinasi gerakan yang baik, yang dapat membantu meningkatkan postur tubuh secara keseluruhan.
  • Pembakaran Kalori dan Manajemen Berat Badan
    Renang gaya kupu-kupu dapat menjadi aktivitas aerobik yang efektif untuk membakar kalori. Ini dapat membantu dalam manajemen berat badan dan meningkatkan metabolisme.
  • Rileksasi dan Pengurangan Stres
    Aktivitas berenang, termasuk gaya kupu-kupu, dapat memberikan efek relaksasi dan membantu mengurangi tingkat stres. Air memiliki sifat yang menenangkan dan memberikan rasa ringan pada tubuh.
  • Meningkatkan Keterampilan Koordinasi
    Renang gaya kupu-kupu membutuhkan koordinasi yang baik antara gerakan lengan dan kaki. Latihan ini dapat membantu meningkatkan keterampilan koordinasi secara keseluruhan.
  • Aktivitas Rendah Risiko Cedera
    Renang, termasuk gaya kupu-kupu, sering dianggap sebagai aktivitas rendah risiko cedera karena beban tubuh yang terdistribusi secara merata di dalam air, mengurangi dampak pada sendi dan otot.
  • Keterlibatan Tubuh Secara Keseluruhan
    Renang gaya kupu-kupu melibatkan hampir semua bagian tubuh, membantu dalam pengembangan kekuatan dan koordinasi secara keseluruhan.
Baca Juga :  Tenis Lapangan: Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, Jenis, Cara Bermain, Manfaat Dan Peraturannya

Penting untuk diingat bahwa manfaat-manfaat ini dapat diperoleh dengan berenang secara teratur dan dengan teknik yang benar. Sebelum memulai program renang, khususnya untuk pemula atau mereka dengan kondisi kesehatan tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan.

Kelebihan dan Kekurangan Renang Gaya Kupu Kupu

Adapun kelebihan dan kekurangan renang gaya kupu-kupu diantaranya yaitu:

Kelebihan Renang Gaya Kupu-Kupu

  • Aktivitas Seluruh Tubuh:
    Renang gaya kupu-kupu melibatkan gerakan yang mencakup lengan, kaki, dan inti tubuh secara bersamaan, memberikan latihan yang menyeluruh untuk tubuh.
  • Peningkatan Kekuatan Otot:
    Gaya kupu-kupu memerlukan kontraksi otot yang kuat, terutama di area lengan, bahu, dan punggung, yang dapat membantu meningkatkan kekuatan otot.
  • Peningkatan Kondisi Kardiorespiratori:
    Intensitas gerakan dalam renang gaya kupu-kupu dapat meningkatkan denyut jantung dan meningkatkan kondisi kardiorespiratori.
  • Pengembangan Koordinasi:
    Renang gaya kupu-kupu memerlukan koordinasi yang baik antara gerakan lengan, kaki, dan pernapasan. Latihan ini dapat membantu meningkatkan keterampilan koordinasi.
  • Pengelolaan Berat Badan:
    Berenang gaya kupu-kupu dapat membakar kalori dengan efisien, membantu dalam pengelolaan berat badan dan pembakaran lemak.

Kekurangan Renang Gaya Kupu-Kupu

  • Tingkat Kesulitan Tinggi:
    Gaya kupu-kupu memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan memerlukan keterampilan teknik yang baik. Ini dapat menjadi tantangan bagi pemula.
  • Resiko Cedera Bahu:
    Gerakan lengan yang intens dapat meningkatkan risiko cedera pada bahu, terutama jika teknik tidak benar atau jika seseorang memiliki riwayat masalah bahu.
  • Energi yang Diperlukan:
    Gaya kupu-kupu dapat menjadi cukup menguras energi, dan beberapa orang mungkin merasa lelah lebih cepat daripada jika mereka berenang dengan gaya lain.
  • Tidak Cocok untuk Semua Usia atau Kondisi Kesehatan:
    Beberapa orang mungkin merasa sulit atau tidak nyaman dalam melaksanakan gerakan gaya kupu-kupu, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau usia lanjut.
  • Tidak Disarankan untuk Pemula:
    Pemula mungkin kesulitan menguasai teknik renang gaya kupu-kupu, dan disarankan untuk memulai dengan gaya renang lain yang lebih mudah.
  • Pernapasan Menjadi Tantangan:
    Koordinasi pernapasan pada renang gaya kupu-kupu dapat menjadi tantangan, dan beberapa orang mungkin kesulitan mempertahankan pola pernapasan yang baik.

Penting untuk diingat bahwa kelebihan dan kekurangan dapat bervariasi tergantung pada kondisi fisik, preferensi, dan tujuan individu. Penting untuk mendekati aktivitas renang, termasuk gaya kupu-kupu, dengan kesadaran diri dan konsultasi dengan profesional kesehatan jika diperlukan, terutama jika ada kondisi kesehatan yang perlu diperhatikan.

Demikianlah pembahasan mengenai Renang Gaya Kupu-Kupu semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.