Suhuf Adalah : Pengertian, Perbedaan Dan Siapa Saja Yang Menerimanya

Posted on

Pengertian Suhuf Adalah – Apa pengertian suhuf? suhuf adalah sesuatu yg cukup acapkali disebutkan pada dalam ajaran islam. akan namun, rupanya masih banyak yang belum mengetahui pengertian suhuf. Ulasan kali ini akan membahas hal-hal tentang suhuf. seperti pengertian suhuf, perbedaannya menggunakan kitab   dan siapa saja yg telah menerima suhuf.

Pengertian Suhuf

Pengertian suhuf secara singkat adalah sebuah lembaran. Istilah suhuf adalah bentuk jamak’ berdasarkan istilah shahifah. Sedangkan kaga shahifah sendiri memiliki makna lembaran yg dapat dijadikan sebagai media pada hal tulis menulis.

Sehubungan menggunakan berasal istilah tadi, masyarakat arab juga terkadang menyebutkannya dengan sebutan koran. Mereka menyebutkan koran menjadi shahifah. alasannya lantaran koran adalah formasi tulisan yang berbentuk lembaran.

Ibnu Jarir At Thabari juga sudah menjelaskan hal yang sama. Pengertian suhuf merupakan bentuk jamak berdasarkan istilah shahifah. Dalam pernyataan tersebut, suhuf yg dimaksud merupakan kita milik Nabi Ibrahim dan Nabi Musa.

Menurut penjelasan di atas, maka dapat dipahami bahwa pengertian suhuf merupakan sebuah wahyu Allah SWT. Wahyu tersebut lalu diberikan kepada Nabi & Rasul nya, hanya saja berbentuk seperti lembaran-lembaran yang terpisah.

Pengertian suhuf lainnya merupakan wahyu yg diberikan oleh Nabi & Rasul, berdasarkan Allah SWT. Isi dari suhuf adalah pujian, dzikir, nasehat dan tidak wajib  buat mengajarkannya pada manusia.

Suhuf tak jarang sekali disamakan dengan kitab? mengapa demikian? simak penjelasannya pada bawah ini.

Perbedaan Kitab dan Suhuf

Kitab dan suhuf tentunya memiliki beberapa persamaa dan perbedaan yang cukup mencolok. Persamaannya adalah bahwa dalam kitab-kitab yang diturunkan, semuanya mengajarkan tentang keesaan Allah SWT sehingga agama Islam lahir dan dikenal sebagai agama tauhid.

Baca Juga :  Qanaah : Pengertian, Dasar Hukum, Manfaat, Hikmah Dan Contoh

Sementara, perbedaan antara keempat kitab tersebut terdapat pada sifatnya. Kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Quran bersifat lokal, dengan isi ajaran yang sederhana. Sedangkan Al-Quran bersifat universal dan dan abadi sepanjang serta luas cakupan ajarannya.

Selain kitab, di dalam Al-Quran juga disebutkan mengenai keberadaan suhuf atau sahifah (halaman) yang berjumlah sebanyak 100 sahifah. Suhuf adalah firman dari Allah SWT yang turun kepada nabi atau rasul dan berisi hukum-hukum sebagai petunjuk dan pedoman dalam menjalankan agama Allah SWT.

Persamaan Kitab dan Suhuf

  • Sama-sama merupakan wahyu dari Allah SWT
  • Kitab dan suhuf sama-sama hanya diterima oleh nabi atau rasul-Nya

Perbedaan Kitab dan Suhuf

  • Suhuf adalah wahyu Allah Swt. yang disampaikan kepada para rasul, tetapi masih berupa “lembaran-lembaran” yang terpisah.
  • Isi suḥuf cenderung sangat sederhana.
  • Kitab adalah wahyu Allah Swt. yang disampaikan kepada para rasul sudah berbentuk buku atau kitab.
  • Isi kitab lebih lengkap jika dibandingkan dengan isi lembaran-lembaran suḥuf.

Kitab-kitab Allah SWT berfungsi untuk membantu manusia dalam meyakini keberadaan Allah SWT beserta ajaran-ajarannya. Perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap kitab Allah SWT adalah;

  • Meyakini dengan sebenar-benarnya bahwa Kitab datang dari Allah SWT.
  • Menjadikan Kitab Allah sebagai pedoman khusus dan utama dalam kehidupan.
  • Memahami isi kandungannya.
  • Mengamalkan isi kitab dalam kehidupan sehari-hari.

Para nabi dan rasul berperan sebagai juru selamat bagi seluruh umat manusia, dikarenakan mereka menerima dan menjalankan wahyu-wahyu Allah SWT sekaligus menyebarkannya demi keselamatan umat sekalian dalam menempuh kehidupan duniawi maupun akhirat nanti.

Siapa Yang Menerima Kitab Dan Suhuf ?

Allah SWT menurun kan semua kitab jumlahnya 104 kitab yaitu:

Kitab dan Suhuf

Adapun penerima kitab dan suhuf diantaranya yaitu:

  • Nabi Adam AS
    Seperti yang sudah diketahui, Nabi Adam AS adalah manusia yang pertama kali menjadi seorang pemimpin di bumi ini. Allah SWT kemudian memberikannya sebuah pemahaman mengenai alam semesta. Pemahaman tersebut tidak diberikan kepada makhluk-makhluk lainnya. Nabi Adam AS menerima sebanyak 10 suhuf.
  • Nabi Syits AS
    Disebutkan bahwa Nabi Syits AS adalah Nabi yang menerima sekitar 50 suhuf. Nabi Syits adalah anak dari Nabi Adam yang sholeh. Ia diberi nama syits yang bermakna hadiah. Selain sholeh, beliau juga dengan dengan Nabi Adam, atau ayahnya.
  • Nabi Idris AS
    Nabi Idris adalah keturunan pertama yang kemudian diutus menjadi seorang Nabi, setelah Nabi Adam AS dan Nabi Syits AS. Ia menerima sekitar 30 suhuf. Konon, Nabi Idris adalah Akhnukh atau Ukhunukh. Beliau dipanggil Idris karena rajin belajar mengenai agama. Beliau adalah orang yang sangat pintar dan terkenal karena kesholehannya.
  • Nabi Ibrahim AS
    Nabi Ibrahim AS juga termasuk nabi yang mendapatkan gelar Ulul Azmi, sama seperti Nabi Musa AS. Nabi Ibrahim menerima sebanyak 10 suhuf.  Nabi Ibrahim lahir di negeri Mausul, di tengah-tengah masyarakat yang musyrik dan kafir. Bahkan, ayah dari Nabi Ibrahim juga seseorang yang membuat patung berhala yang terkemuka. Ayah dari Nabi Ibrahim menyebutkan bahwa patung yang dibuatnya tersebut adalah Tuhannya.
Baca Juga :  Puasa : Pengertian, Fungsi, Manfaat Dan Macamnya

Kitab merupakan tuntunan awal dan keyakinan bagi suatu agama. Dalam Islam kitab mempunyai dua arti, yang pertama perintah dan yang kedua berarti tulisan di atas kertas. Biasanya yang sering dipakai adalah arti yang pertama.

Suhuf atau sahifah artinya wahyu yang diterima oleh nabi-nabi dan rasul Allah swt yang dikumpulkan, yaitu semacam lembaran atau brosur-brosur kecil. Kumpulan suhuf itulah yang dinamakan kitab, bentuknya lebih besar dari suhuf. Kadang-kadang suhuf diartikan juga dengan kitab.

Kitab Allah swt adalah kumpulan firman Allah swt yang dituliskan. Kitab Allah swt diturunkan kepada para rasul Allah swt dengan perantaraan malaikat Jibril untuk disampaikan kepada umat manusia. Pada awalnya kumpulan firman Allah swt belum tertulis. Kemudian, para sahabat Rasul menuliskannya pada lempengan batu, kulit, dan tulang.

Dalam Al Quran disebutkan bahwa terdapat 4 buah kitab Allah SWT, yaitu:

  • Injil kepada Nabi Isa Alaihi Salam,
  • Taurot yang diturunkan kepada Nabi Musa Alaihi Salam,
  • Zabur kepada Nabi Daud Alaihi Salam,
  • Dan Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW.

Oleh karena itu, kita harus beriman kepada kitab-kitab Allah Swt tersebut.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Suhuf Adalah semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

5/5 - (127 votes)