Hidung : Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian, Cara Kerja Dan Gambarnya

Posted on

Hidung : Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian, Cara Kerja Dan Gambarnya

Pengertian Hidung – Hidung merupakan organ pada manusia yang memiliki 2 fungsi sekaligus yakni sebagai alat indera penciuman “pembau” dan sebagai organ pernapasan. Dan untuk menjalankan fungsinya ini, hidung dilengkapi dengan beragam bagian penting. Lantas apa saja bagian bagian hidung itu ?? Lantas bagaimana dengan anatomi hidung bagian luar ?? Nah simak pemaparan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Hidung

Hidung ialah salah satu alat indera manusia yang berfungsi sebagai indera penciuman juga bagian dari sistem pernapasan yang berfungsi tempat masuknya udara. Di dalam hidung terdapat rambut-rambut halus dan reseptor yang peka terhadap rangsangan dalam bentuk gas atau uap.

Saat bernapas kita menghirup zat gas di sekitar kita sehingga dapat merasakan aromanya. Ukuran dan bentuk hidung bervariasi ada yang memiliki ukuran besar atau kecil, dan bentuknya bisa pesek atau mancung. Dan biasanya juga ukuran dan bentuk ini tergantung kepada ras manusia tersebut dan pengaruh genetiknya.

Fungsi Hidung

Adapun untuk fungsi hidung diantaranya yaitu:

Sebagai Organ Pernapasan “Penyaring Udara”

Hidung ialah organ pernapasan pertama yang akan dilalui oleh tubuh, pada hidung terdapat struktur berupa rambut halus, lendir, dinding tulang, dll yang akan berperan untuk menyaring udara yang masuk ke dalam organ pernapasan selanjutnya.

Pada dinding hidung juga terdapat banyak pembuluh darah dan lendir yang akan berfungsi sebagai pengatur kelembapan dan suhu udara yang masuk, selain itu dinding hidung dapat menyeimbangkan tekanan udara yang masuk dengan cara membelokkan udara ketika mengenainya.

Baca Juga  Bakteri : Pengertian, Bentuk, Contoh Dan Gambarnya

Sebagai Indera Penciuman

Hidung memiliki saraf olfaktori “saraf pembau” yang merupakan bagian dari saraf krnaial “berhubungan langsung dengan otak” dan berfungsi untuk menanggapi rangsangan zat gas atau uap. Rangsangan yang datang akan diterima oleh saraf ini kemudian diteruskan dalam bentuk impuls ke otak sehingga kita dapat mencium sesuatu.

Pemberi Rasa Pada Makanan

Hidung memiliki pengaruh terhadap indera pengecapan yang kita miliki kombinasi dari hidung dan lidah yang baik dapat memberikan rasa yang optimal pada makanan yang kita makan. Pengaruh tersebut ada karena hidung berperan dalam penerimaan pantulan rasa oleh lidah, oleh karena itu ketika kita sakit “flu” dan mengalami sumbatan hidung maka rasa makanan akan berbeda.

Ikut Berperan Dalam Pengaturan Suara

Rongga hidung dapat mempengaruhi resonansi suara dan proses bicara yang kita lakukan mungkin karena pengaruh tekanan udara yang masuk melalui hidung. Ketika kita menutup hidung maka kualitas suara akan berkurang dibandingkan saat berbicara dalam keadaan normal.

Pembersihan Saluran Napas

Pada bagian hidung terdapat lendir dan enzim yang akan membersihkan saluran napas dan bakteri serta kotoran yang masuk. Dan selain itu ketika terjadinya reflex bersin, maka kotoran dari dalam sistem pernapasan akan keluar melalui hidung dan mulut.

Struktur Dan Bagian Bagian Hidung

Adapun struktur dan bagian bagian hidung yang diantaranya yaitu:

Bagian Bagian Hidung

Lubang Hidung

Lubang hidung merupakan bagian yang berfaedah menjaga hidung berasal dari beragam ancaman berasal dari luar. Juga berperan dalam mengatur ukuran suatu hal yang bisa masuk ke dalam hidung. Bagian ini terkait langsung bersama dengan rongga hidung. Terdapat 2 buah lubang hidung terhadap manusia yang dipisahkan oleh septum (pemisah) hidung.

Bulu Hidung

Bulu hidung merupakan rambut – rambut halus terhadap hidung yang berfaedah untuk penyaring hawa yang masuk. Bulu hidung menghambat kotoran supaya tidak bisa masuk ke sistem pernapasan selanjutnya.

Septum (Pemisah) Hidung

Septum hidung merupakan struktur yang mengatasi hidung jadi dua bagian. Septum hidung mengatasi hidung jadi 2 bagian (kiri dan kanan) berasal dari menjadi lubang hidung hingga bagian tenggorokan awal. Dinding septum nasi dilapisi oleh lendir dan mempunyai pembuluh darah supaya berfaedah untuk melembabkan dan mengatur suhu hawa yang masuk. Septum nasi dibentuk oleh tulang dan tulang rawan hidung.

Baca Juga  √  Pengertian Otak Kiri , Fungsi, Struktur dan Cara Kerjanya

Rongga Hidung

Rongga hidung merupakan organ yang terlalu penting. Pada rongga hidung terdapat selaput lendir dan silia (rambut halus). Fungsi utama rongga hidung adalah untuk melanjutkan hawa yang masuk menuju ke tenggorokkan.

Rongga hidung termasuk bisa menjaga kelembapan, suhu dan tekanan udara. Dalam menggerakkan fungsinya, bagian ini dibantuk oleh tulang tengkorak yang membentuk dinding-dinding hidung. Terdapat 4 dinding yang saling berhubungan, yakni dinding superior (atas), inferior (bawah), medial (tengah), dan lateral (samping)

Saraf Hidung (Saraf Olfaktori)

Saraf olfaktori merupakan tidak benar satu berasal dari 12 saraf kranial yang terkait langsung bersama dengan otak. Saraf olfaktori merupakan saraf kranial 1 yang berfaedah sebagai reseptor utama dalam indera penciuman.

Saraf ini menerima rangsangan bersifat bauan yang terbawa bersama dengan hawa yang dihirup lantas mengirimkan Info tersebut dalam bentuk impuls. Fungsi berasal dari saraf olfaktori dapat terkait bersama dengan rasa makanan atau minuman yang kami konsumsi.

Sinus Hidung

Sinus merupakan struktur bersifat rongga yang terdapat disekitaran hidung. Manusia mempunyai 4 pakai sinus hidung. Strukur ini termasuk sering disebut sinus paranasal. Semua sinus dapat bermuara ke dalam rongga hidung. Sinus hidung berfaedah untuk melebabkan dan menyaring udara. 4 sinus yang dimiliki manusia adalah :

  • Sinus maksilaris (di tulang pipi)
  • Sinus Frontalis (di tengah dahi)
  • Sinus ethmoidalis (diantara mata)
  • Sinus sphenoidalis (di belakang rongga hidung)

Tulang Rawan Hidung

Tulang rawan terhadap hidung merupakan struktur kuat yang termasuk elastis pembentuk bagian ujung hidung. Bentuk berasal dari tulang rawan yang menyusun hidung menentukan bentuk hidung tersebut. Tulang rawan yang membentuk bagian hidung disebut tulang rawan hialin yang bersifat semi transpasan, kuat dan fleksibel. Walaupun bersifat kuat dan elastis, tulang rawan ini termasuk bisa rusak seandainya berjalan benturan yang terlalu keras.

Baca Juga  Pengertian Adaptasi Makhluk Hidup : Fungsi, Jenis Contoh, Dan Gambarnya

Silia

Silia merupakan struktur bulu hidung yang terlalu halus, fungsi utamanya adalah untuk melakukan penyaringan hawa yang masuk ke hidung.

Selaput Lendir

Selaput lendir terhadap hidung merupakan bagian yang berfaedah untuk membuahkan mukus (ingus) supaya hidung bisa terlindung berasal dari berbagi macam kotoran dan bakteri.

Saluran Hidung – Tenggorokkan (Nasofaring)

Pada bagian belakang hidung terdapat saluran yang terkait bersama dengan tenggorokkan. Pada Nasofaring terdapat tuba eustachius dan termasuk tonsil adenoid (faringeal). Nasofaring ini berfaedah sebagai pengatur tekanan hawa oleh tuba eustachius (saluran penghubung telinga bersama dengan tenggorokkan) dan pelindung berasal dari infeksi oleh tonsil adenoid.

Cara Kerja Dan Kepekaan Hidung

Dalam hal ini udara yang ada diluar tubuh bercampur dengan berbagai komponen gas lain, termasuk komponen bauan. Udara yang dihirup dari lubang membawa zat kimia berupa bauan bersamanya. Uadara ini disaring terlebih dahulu oleh bulu hidung kemudian zat kimia yang dibawa akan larut bersama lendir di dalam rongga hidung.

Zat kimia ini akan diterima oleh sel olfaktori yang peka terhadap rangsangan bau berupa uap atau gas. Informasi tentang rangsangan ini akan dibawa oleh saraf olfaktori menuju otak. Kemudian otak menerjemahkan informasi tersebut sehingga kita dapat mencium aroma yang ada disekitar.

Demikianlah pembahasan mengenai Hidung : Pengertian, Fungsi, Struktur, Bagian, Cara Kerja Dan Gambarnya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.