Pecahan : Pecahan Biasa, Tidak Biasa, Campuran Dan Cara Mengubahnya

Posted on

Pecahan Biasa, Tidak Biasa Dan Campuran – Dalam pelajaran Matematika, kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah bilangan. Bilangan merupakan suatu konsep matematika yang memberikan nilai jumlah terhadap sesuatu yang dihitung.

Hal ini yang membuat bilangan digunakan dalam pengukuran da pencacahan. Nah suatu bilangan punya yang namanya simbol atau lambang. Simbol ini kita sebut sebagai angka.

Kali ini akan memberikan pembahasan mengenai Pecahan yang merupakan bentuk dari suatu bilangan dalam ilmu matematika, bagaimana penjelasan simak pemaparan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Pecahan Atau Fraction

Pecahan ialah bentuk lain dari suatu bilangan dalam ilmu matematika, dinyatakan sebagai a/b untuk a (pembilang), b (penyebut) dengan a, b merupakan bilangan bulat dan b ≠ 0.

Dalam bahasa Inggris, pecahan disebut dengan (Fraction). Pecahan a/b dibaca “a per b”. Terdapat 3 jenis yakni pecahan biasa (proper fraction), pecahan tidak biasa (improper fraction) dan pecahan campuran (mixed fraction). Bentuk pecahan dapat diilustrasikan sebagai berikut.

  • Bilangan desimal dapat diubah menjadi bentuk pecahan
  • Pembilang adalah angka yang berada di atas tanda per (fraction)
  • Penyebut adalah angka yang berada di bawah tanda per (fraction)
  • Pecahan di atas dibaca “satu per empat”

Penyebut pecahan tidak boleh Nol, karena dapat menghasilkan nilai tak terdefinisi.

Memahami dengan sederhana,

jika 1 buah kue berbentuk bulat akan dibagikan ke 4 orang anak, maka setiap anak mendapat ¼ kue, dapat diilustrasikan sebagai berikut:

Baca Juga :  Bilangan Bulat : Pengertian - Lambang - Jenis - Sifat - Contoh - Membandingkan

Cara Mengubah Pecahan Menjadi Desimal

Untuk mengubah pecahan menjadi desimal dapat dilakukan dengan sifat pembagian.

a/b = a : b

Contoh:

  • 1/3 = 1 : 3 = 0,33…
  • 2/4 = 2 : 4 = 0,5
  • 3/2 = 3 : 2 = 1,33…

Cara Mengubah Desimal Menjadi Pecahan

Untuk mengubah bilangan desimal menjadi pecahan dapat dilakukan dengan mengalikan dengan 1 dalam bentuk pecahan. Nilai penyebut merupakan kelipatan 10 yang disesuaikan dengan jumlah digit angka dibelakang koma. Misalnya 0,3 (penyebut 10); 0,78 (penyebut 100); 0,123 (penyebut 1000) dan seterusnya.

Contoh: Bilangan 0,25

Terdapat terdapat 2 angka di belakang koma, maka untuk mengubah dikalikan dengan angka 1 dalam bentuk pecahan dengan penyebut 100 yaitu 100/100.

Dari contoh dapat diketahui nilai 0,25 senilai dengan pecahan 25/100.

Kemudian pecahan 25/100 dapat disederhanakan lagi menjadi pecahan pecahan 1/4

Jadi; 0,25 = 25/100 = ¼

Cara Menyederhanakan Pecahan

Dengan mengubah pecahan menjadi bentuk yang lebih sederhana, perhitungan matematis akan lebih mudah dilakukan. Untuk menyederhanakan pecahan perlu memahami materi FPB pasangan bilangan.

Menyederhanakan pecahan dilakukan dengan mencari FPB dari pembilang dan penyebut.

  • Jika FPB tidak ditemukan, maka bentuk pecahan merupakan bentuk yang paling sederhana,
  • Jika FPB ditemukan, bagi pembilang dan penyebut dengan nilai FPB.

Contoh: Sederhanakan pecahan 14/20

Penyelesaian:

FPB dari 14 dan 20 adalah 2, maka dilanjutkan dengan membagi penyebut dan pembilang dengan 2.

Jadi, bentuk sederhana dari pecahan 14/20 adalah 7/10

Mengapa menggunakan bentuk pecahan?

Bentuk pecahan digunakan untuk mempermudah membaca angka menjadi lebih sederhana dan menghitung angka menjadi lebih mudah, misalnya nilai ¼ (seperempat) sama artinya dengan 0,25.

Apa saja jenis-jenis pecahan?

Secara umum pecahan dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu: biasa (proper fraction), tidak biasa (improper fraction), dan pecahan campuran (mixed fraction).

Baca Juga :  Cara Menghitung Pecahan Campuran

Jenis Pecahan (Pecahan Biasa, Tidak Biasa Dan Campuran)

Secara umum pecahan dibagi menjadi 3 jenis pecahan yaitu:

Pecahan Biasa (Proper Fraction)

Pecahan biasa adalah pecahan yang nilai penyebut lebih besar dari pembilangnya (penyebut > pembilang).

Contoh dengan Elemen Negatif:

Untuk menentukan jenis pecahan, nilai negatif pada elemen-nya dikeluarkan terlebih dahulu

Pecahan Tidak Biasa (Improper Fraction)

Pecahan tidak biasa adalah pecahan yang nilai penyebut sama dengan atau lebih kecil dari pembilangnya (penyebut ≤ pembilang).

Terlihat angka penyebut (bawah) ≤ pembilang (atas).

Contoh dengan Elemen Negatif:

Untuk menentukan jenis pecahan, nilai negatif pada elemen-nya dikeluarkan terlebih dahulu

Catatan:

  • Semua bilangan bulat termasuk pecahan tidak biasa, misal 1 = 1/1, 2 = 2/1, dan lainnya.
  • Terdapat pecahan tidak biasa yang dapat diubah menjadi bentuk pecahan campuran, misal 4/3 = 1 ¹/3.

Pecahan Campuran (Mixed Fraction)

Pecahan campuran adalah bentuk gabungan dari bilangan bulat dan pecahan.

Demikianlah pembahasan mengenai Pecahan semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.