Puasa : Hal-Hal Yang Disunnahkan Ketika Berpuasa Ramadhan

Posted on

Puasa : Hal-Hal Yang Disunnahkan Ketika Berpuasa Ramadhan

Hal-hal yang di sunnahkan ketika berpuasa – seperti yang sudah kita ketahui bahwa puasa merupakan ibadah yang paling besar pahalanya. Apalagi ketika menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan , hukumnya adalah wajib. Di dalam menjalankan ibadah pastinya terdapat kesunahan-kesunahan yang berefek pada penyempurnaan dari apa yang terdapat pada ibadah wajib ini. Berikut ini akan di bahas mengenai hal-hal yang disunnahkan pada saat berpuasa.

Hal Yang Disunahkan Saat Puasa Ramadhan

Adapun kesunahan yang terdapat pada bulan ramadhan menurut perspektif ilmu fiqih diantaranya sebagai berikut :

  • Mempercepat Buka Puasa

Kesunahan yang pertama adalah dengan mempercepat berbuka puasa. Seharusnya, hal ini dilaksanakan jika kita telah yakin bahwa akan masuk waktu maghrib. Lain halnya apabila masih ragu akan datangnya waktu maghrib, sehingga wajib untuk kita untuk menunda waktu berbuka hingga benar benar yakin. Hal tersebut tidak lain di jalankan menjadi langkah kehati hatiannya kita agar tidak membatalkan puasa.

  • Makan Sahur Deteguk Air

Makanlah pada saat sahur meskipun itu hanya dengan seteguk air. Hikmah dari hal ini agar dapat memperkuat kita di waktu berpuasa, sementara waktunya ini mulai dari pertengahan malam.

  • Mengakhirkan Sahur

Jadi, sekiranya telah dekat dengan waktu subuh, maka kalian harus mengakhiri sahur. Dan sunnahnya adalah imsak sebelum subuh dengan kadar sebuah bacaan 50 ayat maupun seperempat jam.

  • Berbuka Dengan Menggunakan Kurma Mudah Pada Bilangan Ganjil

Jika tidak ada kurma muda maka kalian dapat berbuka dengan kurma yang tua, dan apabila kalian tidak menemukan kurma itu semua maka dahulukanlah dengan minum air zamzam atau air madu, maupun kismis dan juga makanan yang manis manis.

Baca Juga :  √ Pengertian Iman Kepada Kitab Allah dan Hikmahnya

 

  • Disunnahkan Untuk Membaca Doa Untuk Berbuka Puasa

Dengan bunyi arti berikut ini“ya tuhan, hanya karenamu kami ini berpuasa, dan hanya padamula kami beriman, serta dengan rizki kami berbuka. Dahaga sudah hilang, lalu urat urat kerongkongan pun sudah basah dan juga pahala akan tetap insyaallah. Segala puji bagi-Mu tuhan yang telah memberikan pertolongan sehingga aku bisa berpuasa kemudian ia pun memberikan rezeki sehingga aku dapat berbuka, Ya Tuhan ku sesungguhnya aku meminta kepadaMu dengan sangat luas Rahmat Mu supaya engkau mengampuniku”.

Hadist yang sejak awal diriwayatkan dari abu daud sementara yang terakhir ialah oleh ibnu as-sunni. Lalu kalian bisa berdoa sesuka hanya masing masing.

 

  • Memberi Buka Untuk Orang Yang Berpuasa

Sebab hal ini sangat besar pahalanya sebagaimana sudah disebutkan dalam hadist:

“ Barang siapa yang sudah memberikan buka untuk orang yang berpuasa maka besar pahalanya sebanding dengan orang tersebut, hanya saja pahala dari orang yang berpuasa ini tidak kurang sedikitpun”. HR. Tirmidzi Dan Menshahihkannya Dari Ibnu Majjah, Ibnu Hibban dan ibnu khuzaimah.

 

  • Mandi Dari Mulai Hadast Junub Saat Sebelum Subuh

Hal ini bertujuan agar memulai puasanya dalam kondisi yang suci.

  • Mandi Pada Setiap Malam Saat Waktu Bulan Ramadhan Sesudah Maghrib

Hal ini bertujuan agar kalian dapat bersemangat untuk qiyammulail.

  • Senantiasa Menjalankan Shalat Sunnah Tarawih

Dimulai sejak awal hingga berakhirnya ramadhan, sabda rasullullah saw :

“ Barang siapa yang menjalankan qiyam ramadhan sebab iman dan juga penuh harap maka pahala dari allah ini akan diampuni dari dosanya yang sudah berlalu”. (HR. Bukhari dan muslim). Yang dimaksud dengan qiyam ramadhan adalah shalat tarawih.

  • Senantiasa Menjalankan Shalat Witir
Baca Juga :  √ Pengertian Dan Fungsi Iman Kepada Rasul

Dalam shalat witir ini di bulan ramadhan terdapat tiga kekhususan, yaitu sebagai berikut :

  • Di sunnahkah menjalankan secara berjamaah
  • Di sunnahkan jahr ( yaitu membaca surat atau ayat al-qur’an secara jelas suaranya )
  • Di sunnahkan qunut pada pertengahan akhir ramadhan
  • Memperbanyak bacaan dari al-qur’an dengan menggunakan tadabbur ( renungan )
  • Memperbanyak Menjalankan Hal-hal Yang Sunnah

Misalnya seperti shalat rawatib qabliyah, shalat dhuha, shalat rawatib badiyah.

  • Memperbanyak Amalan Baik

Misalnya sedekah, hadir di majelis ilmu, menyambung tali silaturahmi, I’tikaf, mendekatkan diri pada allah dengan cara menjaga hati kita serta anggota badan serta membaca doa doa yang telah dianjurkan.

  • Berusaha Untuk Berbuka Puasa Dengan Menggunakan Makanan Dan Minuman Yang Halal

Hal ini supaya puasa yang dijalankan menjadi berkah. Apabila makanan yang dimakan makanan haram, maka puasanya menjadi sia sia.

  • Bersungguh Sungguh Dalam Menggapai Lailatul Qadar Pada 10 Akhir Bulan Ramadhan Utamanya Lagi Pada Waktu Hari Ganjil

Sebaiknya menambah amalan sholeh pada bulan ramadhan untuk menyambut malam lailatur qadar.

 

  • Lebih Dermawan Kepada Seluruh Anggota Keluarga Kita

 

  • Meninggalkan Dari Hal – hal Yang Melalaikan Dan Begitu Pula Cacian

Apabila sedang dalam dicaci seseorang maka ingatlah bahwa kalian ini sedang berpuasa. Jadi harus mengontrol emosi bukan hanya menahan haus dan lapar.

Macam Macam Puasa Menurut Imam Ghazali

Menurut imam ghazali ia menyebutkan bahwa di dalam ihya’ ulumumiddin, puasa ini dibagi menjadi tiga bagian, diantaranya sebagai berikut :

  • Puasanya bagi orang awam, yaitu suatu puasa dari hal-hal yang akan membatalkan puasa
  • Puasanya bagi orang khusus ( khawwash ), yaitu berpuasa dari segala maksiat
  • Puasanya bagi orang yang paling khusus ( khawawashul khawwash ), yaitu puasanya dari selain Allah SWT.
Baca Juga :  √ Puasa : Pengertian, Manfaat dan Macam-macam Puasa

Disadur dalam sebuah kitab at-taqrirot as-sadiidah pada halaman 443-447 dari harya habib hasan bin ahmad al-kahfi, ia adalah merupakan salah satu dari muridnya habib zain bin smith.

Demikianlah pembahasan mengenai Puasa : Hal-Hal Yang Disunnahkan Ketika Berpuasa Ramadhan . Jadi, sebagai orang mukmin, kita harus mematuhi kewajiban dari segala kesunahan-kesunahan yang tidak diperbolehkan pada saat berpuasa. Misalnya seperti mempercepat buka puasa, kemudian makan di waktu sahur dengan hanya meneguk air saja. Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat, terimakasih banyak untuk kunjungannya.