Penggunaan Lahan

Posted on

Penggunaan Lahan – Lahan  adalah  material dasar dari suatu lingkungan ( situs ) yang dapat  di artikan berkaitan dengan sejumlah karakteristik alami yaitu iklim, geologi, tanah, topografi, hidrografi, hidrologi, dan  juga biologi. Materi kali ini akan membahas secara lengkap mengenai penggunaan lahan , langsung saja kita simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Penggunaan Lahan

Penggunaan Lahan  adalah  aktivitas atau kegiatan  manusia pada dan dalam kaitannya dengan lahan, yang biasanya tidak secara langsung tampak dari citra. Penggunaan lahan sudah  di kaji dari beberapa sudut pandang yang berlainan, sehingga tidak ada satu defenisi yang benar – benar tepat di dalam keseluruhan konteks yang berbeda.

Hal ini mungkin, misalnya seperti  melihat penggunaan lahan dari sudut pandang kemampuan lahan dengan jalan mengevaluasi lahan dalam hubungannya dengan bermacam – macam karakteristik alami yang telah di sebutkan diatas. Penggunaan lahan berkaitan dengan kegiatan manusia pada bidang lahan tertentu, misalnya permukiman, perkotaan dan juga  persawahan.

Penggunaan lahan juga merupakan pemanfaatan lahan serta  lingkungan alam untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam penyelenggaraan kehidupannya. Pengertian penggunaan lahan biasanya  dapat dipakai  untuk mengacu pemanfaatan masa kini ( Present or current land use ).

Oleh karena aktivitas atau  kegiatan manusia di bumi bersifat dinamis, maka perhatian sering di tujukan pada perubahan penggunaan lahan baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

Penutup lahan yang menggambarkan Konstrukasi vegetasi dan buatan  yang menutup permukaan lahan. Konstruksi tersebut seluruhnya tampak secara langsung dari citra penginderaan jauh. Tiga kelas data secara umum yang tercakup dalam penutup lahan:

Baca Juga :  Pengertian Angin : Sifat, Manfaat, Macam Dan Proses Terjadinya Angin
  1. Struktur fisik yang dbangun oleh manusia
  2. Fenomena biotik  misalnya  vegetasi alami, tanah pertanian dan kehidupan binatang
  3. Tife pembangunan.

Jadi, berdasarkan pada pengamatan penutup lahan, diharapkan untuk  bisa  menduga kegiatan atau aktivitas  manusia dan penggunaan lahan.  Akan tetapi , terdapat  aktivitas atau kegiatan  manusia yang tidak dihubungkan secara langsung dengan tife penutup lahan seperti aktivitas rekreasi.

Masalah – masalah lain termasuk penggunaan ganda yang bisa  menjadi secara multan atau terjadi secara alternatif, penyusunan penggunaan vertika, dan ukuran areal minimum dari pemetaan.

Selanjutnya, pemetaan penggunaan lahan serta  penutup lahan membuat beberapa keputusan bijak harus di buat dan juga  peta hasil tidak bisa  dihindari mengandung beberapa informasi yang di generalisasikan menurut skala dan tujuan aplikasinya. ( Sutanto, 1996 )

Informasi penggunaan lahan merupakan  penutup lahan permukaan bumi serta  penggunaan penutup lahan tersebut pada suatu daerah. Informasi penggunaan lahan berbeda dengan informasi penutup lahan yang bisa  di kenali secara langsung dari citra satelit penginderaan jauh.

Sementara itu  informasi penggunaan lahan  merupakan hasil kegiatan manusia dalam suatu lahan atau penggunaan lahan atau fungsi lahan, sehingga tidak selalu bisa  di taksir secara langsung dari citra penginderaan jauh, akan tetapi  secara tidak langsung bisa  di kenali dari asosiasi penutup lahannya ( Purwadhi, 1999 ).

Contohnya kegiatan rekreasi tidak bisa  secara langsung di kenali dari citra satelit penginderaan jauh. Kegiatan berburu merupakan rekreasi yang  bisa  dilakukan di hutan, di daerah penggembalaan, di daerah pertanian, baik lahan basah maupun lahan kering.

Oleh sebab  itu, informasi lengkap untuk menentukan penggunaan lahan seperti rekreasi, daerah konservasi air, perlindungan perburuan, dibutuhkan  sumber informasi tambahan. Informasi tambahan juga dibutuhkan  dalam pengenalan batas abstrak ( batas administrasi, batas rekreasi, batas operasional pelabuhan ) suatu daerah tidak terlihat pada citra.

Baca Juga :  Pengertian Sedimentasi

Tujuan Guna Lahan

Setiap perencanaan pasti mempunyai tujuannya tersendiri, terdapat beberapa tujuan dalam melakukan tata guna lahan pada sebuah kota yaitu:

  • Untuk memberikan sebuah perlindungan pada lingkungan. Lingkungan tidak akan menjadi rusak dan berantakan apabila terdapat sebuah tata guna lahan yang baik.
  • Menyiapkan sistem transportasi yang baik dan terintegrasi pada sebuah kota.
  • Tersedianya sebuah tempat untuk berlangsungnya berbagai kegiatan publik.

Setiap lahan mempunyai fungsi yang jelas dan tidak ada orang yang berani untuk secara sembarangan menggunakannya untuk keperluan lain tanpa adanya perizinan.

Jenis Jenis Guna Lahan

Dalam setiap daerah mempunyai jenis tata guna lahannya masing-masing. Tidak ada daerah yang mempunyai fungsi yang sama karena kondisi geografisnya yang menjadi penentu. Seperti yang disebutkan oleh Chajin dan Kaiser pada tahun 1979, di bawah ini adalah beberapa jenis tata guna lahan:

  • Jenis tata guna lahan yang pertama adalah lahan komersial. Lahan komersial merupakan sebuah lahan yang bisa digunakan untuk berbagai berntuk perdagangan ataupun perusahaan besar.
  • Jenis yang selanjutnya adalah lahan industri. Tidak semua daerah memperbolehkan perizinan untuk membangun sebuah industri. Lahan untuk industri harus memiliki jarak yang jauh dari perumahan untuk menghindari terjadinya pencemaran yang bisa mengganggu kesehatan.
  • Guna lahan publik adalah sebuah lahan untuk berbagai keperluan seperti tempat ibadah, area rekreasi maupun rumah sakit. Lahan ini tidak boleh dipakai untuk keperluan komersil karena bisa mengganggu aktivitas yang ada di dalamnya.

Manfaat Guna Lahan

Setiap lahan yang dibuat sesuai dengan peruntukannya bisa membawa manfaat yang banyak bagi lingkungan sekitar. Di bawah ini adalah manfaat yang nyata dengan adanya tata guna lahan yang baik:

  • Sebuah tata guna lahan yang baik bisa membawa sebuah dampak positif bagi perkembangan ekonomi.
  • Bisa terjadinya pemerataan fungsi lahan yang baik dan sekaligus menjaga sumber daya alam yang ada agar tidak rusak dan tercemar.
  • Menciptakan sebuah lahan hunian yang tertata dengan baik sekaligus mengurangi terjadinya kemacetan pada hunian tersebut.
  • Dengan adanya tata guna lahan yang baik bisa mengurangi terjadinya dampak negatif apabila terjadi sebuah bencana alam pada suatu wilayah atau daerah.
Baca Juga :  Kabut Adalah

Demikianlah informasi yang dapat disajikan mengenai Penggunaan Lahan semoga bermanfaat dan berguna untuk kalian semua, terimakasih.

 

5/5 - (126 votes)