Tumbuhan Dikotil : Ciri Ciri, Contoh Dan Gambarnya

Posted on

Tumbuhan Dikotil – Apakah teman-teman sudah mengenal bagian-bagian tumbuhan?

Sama halnya dengan manusia, tumbuhan juga memiliki bagian-bagian tertentu. Selain itu, bagian tersebut juga memiliki peran atau fungsi yang penting.

Pada umumnya, tumbuhan itu terdiri dari bagian daun, batang, akar, biji dan seterusnya.

Bagian-Bagian pada Tumbuhan

Adapun bagian-bagian pada tumbuhan diantaranya yaitu:

  • Daun
    Daun memiliki fungsi yang penting dalam tumbuhan. Bagian ini berperan dalam proses terjadinya fotosintesis. Selain itu, daun juga merupakan tempat kloroplas berada. Lebih tepatnya, berada di bagian belakang daun. Daun itu terdiri dari bagian tulang daun, helai daun, pelepah daun, dan tangkai daun. Semua bagian itu tersusun dengan baik. Daun memiliki beragam bentuk, mulai dari daun yang berdaun sejajar, berbentuk menjari, ada pula yang berbentuk menyirip.
  • Batang
    Batang tanaman merupakan tempat tumbuhnya ranting. Bagian tumbuhan ini memiliki beberapa fungsi, antara lain: Mengangkut air dan mineral dari akar ke daun, Menyalurkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh dan Sebagai tempat cadangan makanan Ada beberapa jenis tanaman yang memiliki kambium. Kambium dalam batang juga berperan dalam proses pertumbuhan tanaman
  • Akar
    Akar tanaman terletak di bagian bawah tanaman. Bagian ini biasanya terkubur di dalam media tanam atau tanah. Akar tumbuhan terdiri dari dua jenis, yaitu akar tunggang dan akar serabut. Untuk fungsinya, bagian tumbuhan ini memiliki beberapa fungsi, antara lain: Untuk menopang tanaman, Menyerap zat hara pada tanah, Menyalurkan zat hara, mineral, dan air ke bagian daun, melewati bagian batang dan Menyimpan cadangan makanan, seperti kentang dan wortel
  • Bunga
    Ada tumbuhan yang memiliki bunga dan ada yang tidak. Untuk tumbuhan yang memiliki bunga akan terdiri dari putik, benang sari, tangkai, mahkota, dan kelopak bunga. Di dalam bagian ini juga ditemukan proses penyerbukan, antara putih dan benang sari.
  • Biji
    Biji juga dikenal sebagai isi buah. Biasanya biji tumbuhan memiliki peran yang penting, yakni sebagai cikal bakal tanaman baru. Biji itu terbagi menjadi dua jenis, yaitu biji yang berkeping dua atau dikenal dengan tumbuhan dikotil. Dan, biji yang berkeping satu atau yang dikenal dengan sebutan tumbuhan monokotil.
Baca Juga :  Pengertian Tulang Keras : Fungsi, Ciri, Jenis, Struktur Dan Contohnya

Ciri Ciri Tumbuhan Dikotil

Dalam hal ini berdasarkan keping bijinya, tumbuhan berbiji dibedakan menjadi 2 jenis yakni tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil. Akan tetapi diantara perbedaan-perbedaan tersebut jika kita teliti, kita akan bisa menemukan beberapa ciri khusus.

Baik dari tumbuhan dikotil maupun tumbuhan monokotil. Nah di kesempatan ulasan kali ini, kita akan membahas apa saja ciri ciri tumbuhan dikotil yang dimana sebelumnya kita sudah membahas ciri ciri tumbuhan monokotil. Kalau begitu simak saja pemaparan berikut ini.

Untuk yang pertama ialah tumbuhan dikotil, dikotil berasal dari 2 kata “di” yang berarti dua dan “kotil” yang berarti biji. Tumbuhan dikotil dapat diartikan sebagai tumbuhan-tumbuhan yang memiliki 2 keping biji. Cotiledon bijinya dapat membelah menjadi 2. Contohnya ialah biji jengkol, petai, biji rambutan dan lain sebagainya.

Nah selain dapat dilihat dari bijinya, ciri ciri tumbuhan dikotil juga dapat dilihat dari beberapa kenampakan morfologi tumbuhannya, seperti dari bentuk akar, pola tulang daun, cambium, batang, bunga, maupun dari jaringan pengangkutnya.

Tumbuhan Dikotil : Ciri Ciri, Contoh Dan Gambarnya

Bentuk Akar

Ciri tumbuhan dikotil yang pertama bisa kita memandang berasal dari wujud akarnya. Tumbuhan dikotil umumnya mempunyai proses perakaran yang lebih kokoh bersama dengan terdapatnya akar tunggang.

Akar tunggang adalah akar yang tumbuh memanjang secara vertikal menghujam tanah bersama dengan ukuran yang lebih besar dan letaknya berada di tengah. Akar jengkol, akar petai, akar kakao, dan akar mangga merupakan lebih dari satu perumpamaan akar tunggang.

Tulang Daun

Selain berasal dari wujud akarnya, ciri ciri tumbuhan dikotil termasuk bisa diketahui berasal dari wujud tulang daunnya. Tulang daun adalah suatu jaringan yang menolong helaian daun untuk bisa terbuka melebar.

Baca Juga :  Perbedaan Otak Kanan Dan Kiri

Tulang daun pada tumbuhan dikotil umumnya mempunyai pola spesifik yaitu menyirip atau menjari. Contoh tulang daun menyirip bisa kita temukan pada daun jambu saat perumpamaan tulang daun menjari andaikata adalah daun singkong.

Tudung Akar

Tudung akar atau kaliptra merupakan jaringan di ujung akar yang berfungsi spesifik untuk menembus tanah dan batuan yang beras. Tidak seperti tumbuhan monokotil, pada tumbuhan dikotil, jaringan ini tidak bisa dibedakan secara jelas. Kendati demikian, fungsi akar pada tumbuhan dikotil tetaplah sama seperti fungsi akar tumbuhan pada umumnya.

Kambium

Ciri ciri tumbuhan dikotil dan monokotil termasuk bisa diamati berasal dari tersedia tidaknya kambium pada jaringan batangnya. Tumbuhan dikotil mempunyai kambium yang terkandung antara pembuluh angkut xilem dan floem.

Kambium memungkinkan tumbuhan dikotil bisa dikembangbiakan melalui perbanyakan vegetatif buatan seperti stek, cangkok, sambung, dan okulasi. Sementara tumbuhan monokotil tidak mempunyai kambium supaya tidak bisa diperbanyak bersama dengan cara cara tersebut.

Bentuk Batang

Batang tumbuhan dikotil bisa tumbuh besar dan mempunyai banyak percabangan. Coba memperhatikan tumbuhan mangga, kakao, jengkol, petai, atau rambutan! Ke semua tumbuhan berikut bisa tumbuh besar dan mempunyai banyak percabangan. Bandingkan bersama dengan kelapa, kelapa sawit, padi, atau pohon aren yang termasuk perumpamaan tumbuhan monokotil.

Bunga

Ciri ciri tumbuhan dikotil termasuk bisa kita ketahui bersama dengan memandang kelopak atau helaian bunganya. Tumbuhan dikotil umumnya mempunyai kelopak bunga berjumlah 2, 4, 5, atau kelipatannya. Sementara tumbuhan monokotil umumnya mempunyai kelopak bunga 3 atau kelipatannya.

Pembuluh Angkut

Setiap tumbuhan mempunyai jaringan pembuluh angkut sebagai layanan transportasi unsur hara dan air berasal dari akar ke daun, serta transportasi fotosintat berasal dari daun ke semua jaringan tubuh tumbuhan.

Baca Juga :  Otot : Sifat Kerja Otot Pada Manusia

Ada 2 pembuluh angkut pada tumbuhan, yaitu xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis). Pada tumbuhan dikotil, berkas antara xilem dan floem bisa diamati bersama dengan memahami sebab tersusun rapi membentuk cincin. Sementara pada tumbuhan monokotil, berkas pembuluh ini tidak bisa diamati secara jelas.

Demikianlah pembahasan mengenai Tumbuhan Dikotil semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂

4.9/5 - (500 votes)