Teks Cerita Inspiratif

Posted on

Teks Cerita Inspiratif – Cerita merupakan rangkaian peristiwa yang disampaikan, baik berasal dari kejadian nyata (non fiksi) ataupun tidak nyata (fiksi). Kata Dongeng berarti cerita rekaan/tidak nyata/fiksi, seperti: fabel (binatang dan benda mati), sage (cerita petualangan), hikayat (cerita rakyat), legenda (asal usul), mythe (dewa-dewi, peri, roh halus), ephos (cerita besar: Mahabharata, Ramayana, saur sepuh, tutur tinular). Jadi kesimpulannya ialah “Dongen adalah cerita namun cerita belum tentu dongeng”.

Metode bercerita berarti penyampaian cerita dengan cera bertutur. Yang membedakan antara bercerita dengan metode penyampaian cerita lain ialah lebih menonjol aspek teknis penceritaan lainnya.

Sebagaimana phantomin yang lebih menonjolkan gerak dan mimic, operet yang lebih menonjolkan musik dan nyanyian, puisi dan deklamasi yang lebih menonjolkan syair, sandiwara yang lebih menonjol pada permainan peran oleh para pelakunya atau menolong (teater tunggal) yang mengoptimalkan semuanya, jadi tegasnya metode bercerita lebih menonjolkan penuturan lisan materi cerita dibandingkan aspek teknis yang lainnya.

Lantas apa yang dimaksud dengan Teks Cerita Inspiratif, nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Teks Cerita Inspiratif

Teks cerita inspiratif ialah kisah yang menggugah pembacanya untuk menjadi lebih baik melalui pengalaman inspiratif dari cerita yang dibawakan. Baik di sini berarti pembaca dapat mendapatkan pembelajaran moral atau sosial dan mampu menanamkan suatu kebijaksanaan baru dalam menjalani kehidupan.

Pernyataan diatas sejalan dengan pendapat Tim Kemdikbud (2017, hlm, 148) yang menyatakan bahwa cerita inspiratif merupakan bentuk narasi yang lebih bertujuan member inspirasi kebaikan kepada banyak orang.

Seperti namanya yang memuat “cerita” atau “kisah” sebetulnya teks ini juga merupakan turunan atau boleh dikatakan masih masuk ke dalam genre teks narasi (teks yang menceritakan sesuatu). Oleh karena itu strukturnya sebetulnya hampir mirip dengan teks narasi. Namun terdapat beberapa penekanan khusus yang diberikan di dalamnya.

Misalnya beberapa bagian yang biasanya tidak ditemui di teks narasi jenis lain seperti teks cerita fantasi justru ada di sini. Misalnya konflik disebut dengan perumitan peristiwa di sini, sebetulnya intinya perumitan peristiwa itu masih konflik juga.

Baca Juga :  Teks Diskusi Adalah

Namun cerita inspiratif benar-benar membutuhkannya sebagai perumitan peristiwa agar setelahnya kita dapat menarik resolusi atau penyelesaiannya dan koda untuk menjelaskan lebih lanjut amanat inspiratif yang disampaikan.

Pengertian Inspiratif

Inspirasi merupakan kata kunci utama dari teks ini, sehingga mengetahui arti dari inspirasi sendiri ialah suatu keharusan dalam mempelajarinya. Menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 148), Inspirasi ialah percikan ide-ide kreatif (ilham) akibat hasil proses belajar dan peduli kepada sekeliling kita.

Struktur Teks Cerita Inspiratif

Menurut tim Kemdikbud (2017, hlm. 152) struktur teks cerita inspiratif ialah sebagai berikut:

  • Orientasi, yang merupakan pengantar cerita
  • Perumitan peristiwa, dapat berisi kisah tokoh dan peristiwa menuju ke puncak cerita atau konflik kisah.
  • Komplikasi, merupakan puncak dari konflik atau inti cerita, biasanya bagian ini juga menjadi tempat peristiwa utama yang menjadi inspirasi.
  • Resolusi, berisi penyelesaian konflik yang berisi peristiwa yang menyadarkan tokoh tentang kebaikan yang seharusnya ia jalani.
  • Koda, yakni penutup cerita, dan dapat berisi kesimpulan serta penjelasan pesan moral yang dikandung dalam kisah.

Ciri Cerita Inspiratif

Adapun ciri cerita inspiratif diantaranya yaitu:

  • Cerita inspiratif merupakan bentuk narasi yang lebih bertujuan memberi inspirasi kebaikan kepada banyak orang.
  • Kisah inspiratif yang baik dapat menggugah perasaan, memberi kesan yang mendalam bahkan dalam tingkat yang lebih tinggi mampu membuat seseorang berjanji pada dirinya untuk menjadi seperti yang dibacanya.
  • Cerita inspiratif adalah teks yang menginspirasi seseorang berbuat lebih baik, lebih peduli, dan lebih berempati terhadap orang lain.

Kaidah Kebahasaan Cerita Inspiratif

Ciri khas tata bahasa yang biasa ditemui dalam kisah inspiratif masih sama dengan teks narasi pada umumnya yakni:

  • Menggunakan kalimat yang bermakna lampau;
  • Banyak menggunakan kata yang menyatakan urutan waktu atau biasa disebut dengan konjungsi kronologis;
  • Banyak memakai kata kerja yang menggambarkan suatu tindakan;
  • Menggunakan kata kerja yang menunjukkan kalimat tidak langsung sebagai cara menceritakan tuturan seorang tokoh yang dibawakan oleh penulis;
  • Banyak memakai kata kerja yang menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan oleh tokoh (kata kerja mental);
  • Kebanyakan penulis berperan langsung sebagai orang pertama dan terlibat dalam cerita yang bersangkutan, sehingga akan banyak menggunakan kata orang pertama dalam menyampaikan ceritanya, seperti: aku, saya dan kami;
  • Sebaliknya, bisa jadi penulis hanya menjadi orang ketiga, sehingga berperan sebagai pengamat. Oleh karena itu, teks akan banyak memuat kata ganti orang ketiga seperti: dia dan mereka.
Baca Juga :  √ Teks Prosedur  :  Pengertian,  Tujuan , Struktur  , Ciri, Kaidah Kebahasaan, Macam dan Contohnya

Cara Menyusun Cerita Inspiratif

Lantas bagaimana cara menyusun cerita inspiratif? Menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 155) cerita dapat menggugah perasaan dan memberikan inspirasi pada pembacarnya jika memiliki unsur berikut:

  • Membawakan momen ”aha” kepada pembaca;
  • Menyentak langsung hati dan pikiran pembaca/pendengar agar tetap semangat, menjadi lebih baik, berbuat lebih tulus dalam hidup;
  • Cerita mudah dipahami meski bermakna mendalam.

Selain itu ada cerita atau kisah yang ingin disampaikan ialah salah satu kunci dari menyusun cerita inspiratif. Cerita inspirasi dapat berasal dari pengalaman nyata yang pernah kita alami. Bisa juga mengangkat kisah motivasi tentang orang lain yang telah memengaruhi kita secara positif, misalnya guru yang penuh perhatian.

Kita inspirastif juga dapat diangkat hewan yang penuh kasih sayang atau hasil imajinasi kita sendiri. Ada banyak bahan yang dapat menjadi sumber ide cerita inspiratif. Tulis saja ceritanya sebagaimana kita berbicang sehari-hari dengan bahasa yang sederhana.

Tidak perlu kata-kata bergaya atau menggunakan semua aturan tata bahasa yang rumit. Sederhana saja sampaikan pesan dan emosi yang ingin disampaikan sebagaimana kita lihat dan rasakan. Hal ini akan membuat cerita inspiratif yang alami dengan gaya khas kita dan terkesan lebih akrab bagi pembaca.

Tips Menyusun Cerita Inspiratif

Menulis cerita inspiratif membutuhkan kisah dalam porsi yang tepat dan terarah supaya mampu membangkitkan inspirasi pembaca atau pendengarnya. Salah satu takaran porsi yang tepat tersebut ialah dengan menjaganya tetap rendah hati dan santun. Nah berikut ialah berapa tips menyusun teks cerita inspiratif yang baik.

  • Jika inspirasi yang ingin diangkat merupakan suatu prestasi, pastikan narasi tidak menyombongkannya, tetapi lebih memperlihatkan pengalaman untuk mencapainya.
  • Suatu prestasi akan menjadi motivasi dan inspirasi hanya jika kita membagikan proses dan cara meraihnya, bukan hanya menyebutkan hasil akhirnya.
  • Saat mengangkat kisah yang menyedihkan, pastikan kita tetap dalam posisi memanusia untuk menceritakannya. Tragedi sejatinya tetap merupakan kepiluan yang menyakiti seseorang, jangan menyalahgunakannya. Tetap objektif dengan memberikannya sebagai bahan inspirasi, bukan supaya orang menjadi iba.
  • Menjelaskan amanat yang tersirat dalam kisah inspiratif boleh dikatakan menjadi keharusan, namun jangan dilakukan dengan cara menggurui. Lebih baik kemas dalam saran yang menjadi pertimbangan pembacanya.
Baca Juga :  Majas Metafora

Contoh Teks Cerita Inspiratif Singkat Dan Strukturnya

Menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 153) contoh teks cerita inspiratif adalah sebagai berikut.

Paku dan Amarah

Orientasi

Pada masa dahulu ada seorang anak laki-laki. Dia cerdas, berbakat, dan tampan. Sayangnya, dia sangat egoistis dan mudah marah, tidak ada yang mau menjadi temannya. Sering dia marah-marah dan mengumbar kata-kata yang menyakitkan kepada orang-orang di sekitarnya.

Perumitan Peristiwa

Orang tua anak itu sangat cemas dengan temperamen anaknya. Mereka berpikir apa yang harus mereka lakukan. Suatu hari ayahnya mendapat suatu ide. Dia memanggil anaknya dan memberi palu dan sekantong paku kepada anaknya. Sang ayah berkata, ”Setiap kamu mau marah, ambil paku dan tancapkan ke pagar tua depan rumah kita sekeras mungkin.

Komplikasi

Pagar kayu itu ternyata sangat keras. Palu yang digunakan cukup berat. Karena anak laki-laki itu begitu beringas, pada hari pertama saja dia sudah menancapkan 37 paku.

Hari demi hari, minggu demi minggu, jumlah paku yang ditancapkan semakin lama semakin berkurang. Setelah beberapa waktu, anak itu mulai paham bahwa menahan amarah itu lebih mudah daripada menancapkan paku ke pagar.

Suatu hari anak itu tidak lagi memerlukan palu dan paku. Dia telah belajar menahan amarah dengan baik. Lalu dia datang ke ayahnya dan bercerita tentang keberhasilannya menahan amarah. ”Sekarang setiap saat, jika mampu menahan amarah dalam sehari, cabut paku yang sudah tertancap di pagar”.

Resolusi

Sekian waktu berlalu. Akhirnya sang anak bangga setelah semua paku tercabut hilang semuanya. Saat dia datang ke ayahnya dan menceritakan semuanya, dia menawarkan untuk merapikan dan merawat pagar. ”Kamu sudah berhasil, Nak, tetapi coba perhatikan lubang bekas paku itu. Pagar itu tidak akan bisa menjadi seperti semula, sudah cacat.

Koda

Hal yang sama terjadi saat kamu menyakiti orang dengan ucapanmu. Kata-kata meninggalkan bekas luka di hati sama halnya lubang bekas paku di pagar. Ingat, kita harus memperlakukan setiap orang dengan sayang dan hormat, sebab meskipun telah memohon maaf dan dimaafkan, luka di hati tidak akan pernah hilang.

Demikianlah pembahasan mengenai Teks Cerita Inspiratif semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,,, terima kasih banyak atas kunjungannya.