Zygomycota : Pengertian, Struktur, Ciri, Reproduksi, Tempat Hidup Dan Manfaatnya

Posted on

Pengertian Zygomycota – Jamur atau yang disebut juga cendawan merupakan tumbuhan yang tidak memiliki klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler, tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa.

Hifa bisa membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetative ada juga dengan cara generative. Jamur menyerap zat organic dari lingkungan melalui hifa dan miseliumnya untuk memperoleh makanannya.

Setelah itu menyimpannya dalam bentuk glikogen, jamur ialah konsumen maka dari itu jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin dan senyawa kimia lainnya.

Semua zat itu di peroleh dari lingkungannya, sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif atau saprofit.

Nah untuk ulasan kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai Zygomycota yang dimana dalam hal ini meliputi Pengertian Zygomycota, Struktur Zygomycota, Ciri Zygomycota, Reproduksi Zygomycota, Tempat Hidup Zygomycota, Manfaat Zygomycota dan Gambar Zygomycota. Untuk lebih jelasnya simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian Zygomycota

Zygomycota memiliki klasifikasi sebagai macam-macam jamur. Klasifikasi dari divisi zygomycota terdapat 2 “dua” kelas yakni Trichomycetes dan Zygomycetes. Jumlah sepsies pada Zygomycota terdapat 600 spesies. Zygomycota bersifat polifiletik, Polifiletik ialah anggota dari keturunan zygomycota memiliki keturunan dari nenek moyang yang tidak sama bagi setiap anggotanya.

Struktur Zygomycota

Struktur zygomycota terdiri dari hifa yang tidak bersekat, bagian dari hifa berdiferensiasi sehingga dapat membentuk sporangium. Pembentukan sporangium di pengaruhi oleh sporangiofor.

Baca Juga :  √ Jaringan Ikat :  Pengertian, Struktur, Fungsi, Ciri, Dan Jenisnya

Pengertian dari sporangium ialah organ yang menghasilkan spora vegetative. Pada zygomycota ada organ reproduksi yang bisa disebut dengan zigosporangium. Bentuk dari organ reproduksi zygomycota berdinding tebal dengan memiliki warna kehitaman. Dan adapun struktur tubuh zygomycota memiliki tubuh buah.

Ciri Ciri Zygomycota

Adapun berdasarkan ciri-ciri zygomycota sebagai berikut:

  • Spora seksual dengan zigospora.
  • Spora aseksual dengan sporangium.
  • Dinding tebal dan tidak bersepta.
  • Tubuh tersusun dengan miselinium bercabang banyak.
  • Habitat tempat hidup lembab.
  • Spora yang istirahat membentuk dinding tebal berupa zigospora.
  • Sel termasuk kategori multiseluler.

Reproduksi Zygomycota

Zygomycota dapat melakukan reproduksi melalui 2 “dua” proses yakni:

  • Proses Reproduksi Seksual.
  • Proses Reproduksi Aseksual.

Proses reproduksi seksual pada zygomycota berawal berasal dari penggabungan 2 (dua) nukleus ziogspora yang diploid kemudian zigospora membutuhkan area tumbuh bersama dengan langkah menyebar lewat udara.

Pada pas zigospora mencari area tumbuh, suasana zigrospora mesti di dalam suasana dorman supaya dapat bertahan. Setelah zigospora menemukan area tumbuh, maka zigospora berkembang jadi sporangium yang terkandung spora haploid. Proses spora haploid dilaksanakan bersama dengan langkah meiosis. Selanjutnya spora haploid membentuk hifa.

Pada step pembentukan hifa selesai, maka hifa bakal berkembang jadi spora haplodi dan melakukan perkawinan supaya membentuk zigospora. Perlu diketahui bahwa hifa merupakan struktur dasar tubuh jamur. Pada proses ini hifa berkembang biak bersama dengan langkah aseksual.

Tempat Hidup Zygomycota

Zygomycota dapat hidup bersama dengan menumpang pada sisa makhluk hidup lain secara saprofit pada tanah. Cara hidup bersama dengan saprofit adalah jamur zygomycota menempel pada makhluk hidup lain bersama dengan macam-macam simbiosis yang untungkan keduanya. Adapun Zygomycota dapat tumbuh di area lain sebagai parasit pada manusia dan tumbuhan supaya ada sebagian type zygomycota yang merugikan dan dapat mengundang penyakit.

Baca Juga :  √ Daur Air : Pengertian , Proses dan Tahapannya

Adapun suasana zygomycota dapat tumbuh bersama dengan baik apabila spora berada di area lembab, bersuhu hangan dan zat makanan memadai. Pada suasana yang untungkan zygomycota biasa tumbuh bersama dengan ganggang hijau biru atau ganggang hijau membentuk lumut kerak. Sedangkan area tumbuh zygomycota yang hidup secara umpama simbiosis parasit apabila  pembusukan pada tanaman umbi dan buah.

Manfaat Zygomycota Bagi Kehidupan

Zygomycota memiliki sebagian faedah yang untungkan maupun merugikan bagi makhluk lain layaknya manusia dan hewan.

Jamur Roti (Rhizopus nigricans)

Jamur Rhizopus nigiricans merupakan jamur yang dapat tumbuh pada roti sebagai dampak bioteknologi di dalam bidang pangan. Kehadiran roti biasa kita jumpai sebagai makan sehari-hari terlebih di pagi hari atau sebagai penganan ringan. Bentuk spora bersama dengan hifa yang tak bersekat dan berwarna perak dapat membentuk massa bercabang pada roti.

Proses Rhizopus nigricans dapat tumbuh pada roti dimulai berasal dari sekresi enzim pencernaan di rizoid supaya gula dan tepung terurai. Lalu rizoid membentuk senyawa kimia mempengaruhi roti berwarna hitam, berbau dan beralih rasa. Kondisi ini membuahkan sporangium di dalam jumlah yang lumayan banyak. Saat suasana sporangium sudah masak maka spora melakukan reproduksi secara aseksual bersama dengan langkah konjugasi.

Jamur Tempe (Rhizopus stolonifer)

Jamur berasal dari zygomycota type Rhizopus stolonifer merupakan paling dikenal di masyarakat. Rhizopus stolonifer memiliki faedah sebagai jamur di dalam pembuatan tempe. Kita seluruh banyak sadar bahwa pembuatan tempe mengfungsikan jamur Rhizopus stolonife merupakan hasil dampak postitif bioteknologi. Pembentukan jamur ini dimulai bersama dengan proses reproduksi secara aseksual dan seksual. Produksi aseksual terjadi pas sporangium berbentuk mitotik, di mana dinding sporangiu pecah dan spora jatuh pada area lain. seterusnya spora berikut bergerminasi jadi jamur.

Baca Juga :  Faktor Yang Mempengaruhi Fotosintesis : Proses Dan Gambarnya

Proses pembentukan jamur tempe secara seksual ditandai  bersama dengan ada gametangium postifi dan negatif bertemu. Pertemuan keduanya membuahkan fertilisai berbentuk zigot. Selanjutnya terjadi pemisahan meiosis di mana zigospora berasal dari zigot jadi jamur.

Jamur Pilobolus

Jamur zygomycota type ini biasa hidup pada kotoran hewan. Proses pembentukan pilobolus berguna supaya kotoran lebih cepat terdekomposisi. Kebutuhan area hidup yang membutuhkan cahaya dapat menopang proses jamur pilobolus untuk selalu hidup.

Jamur Mucor sp

Jamur type ini dapat dimanfaatkan di dalam pembuatan roti. Proses pembuatan keju mengfungsikan Mucor sp dimulai bersama dengan langkah hidup secara saprofit. Kemudian Mucor sp melakukan reproduksi membentuk zigospora yang berasal berasal dari penggabungan hifa. Selanjutnya hifa bakal menjaga diri bersama dengan dinding tidak tipis yang kuat supaya spora dapat bertahan di dalam proses pengeringan di dalam pas yang lama.

Jamur Tape (Mucor javanicus)

Pembentukan jamur Mucor javanis biasa dimanfaatkan di dalam proses pembuatan tape. Proses Mucor javanis dapat dimanfaatkan jadi tape bersama dengan langkah memfermetasi karbohidrat jadi substrat yang simpel yaitu terjadinya pembentukan glukosa.

Jamur Pematangan Buah (Rhizopus nigricans)

Proses pematangan buah mengfungsikan jamur type zygomycota biasa dilaksanakan mengfungsikan Rhizopus nigricans. Jamur ini tidak cuma terkandung pada roti. Cara kerja jamur ini supaya dapat mematangkan buah bersama dengan membuahkan asam fumarat.

Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian Zygomycota semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.