Charles Darwin – Penemu Teori Evolusi

Posted on

Charles Darwin – Charles Robert Darwin merupakan seorang ahli geologi, biologi serta ekologi Inggris, penyidik, pengarang, peneliti alam, dan juga penemu teori revolusi. Charles merupakan seorang naturalis Inggris yang yang terkenal dengan teori revolusioner nya yang meletakkan landasan bagi teori evolusi modern serta prinsip dari garis keturunan yang sama atau common descentdengan mengajukan seleksi alam sebagai mekanisme nya. Teori ini saat ini dianggap sebagai komponen integral dari biologi atau ilmu hayat.

Charles Darwin mengembangkan minatnya terhadap sejarah alam pada saat beliau baru awal-awalnya belajar mengenai ilmu kedokteran, serta kemudian teologi, di universitas. Perjalanan lautnya ke seluruh dunia yang dilakukan selama 5 tahun di atas kapal HMS Beagle, tulisan-tulisannya yang kemudian menjadikannya sebagai seorang geologist yang terkemuka serta juga seorang penulis yang sangat terkenal. Pengamatan biologisnya telah membawanya kepada kajian mengenai transmutasi spesies serta Ia pun mengembangkan teorinya mengenai seleksi alam pada tahun 1838.

Charles Darwin

Karena ia menyadari bahwa sepenuhnya orang-orang lain yang mengemukakan karena ia menyadari bahwa sepenuhnya orang-orang lain yang mengemukakan gagasan gagasan yang dianggap sesaat atau salah seperti itu mengalami hukuman yang hebat, maka dari itu ia hanya menyampaikan penelitiannya hasil penelitiannya hanya kepada teman-teman terdekatnya saja.

Akan tetapi Charles Darwin kemudian meneruskan penelitian yang tersebut dengan menyadari bahwa akan munculnya berbagai keberatan terhadap hasilnya. Akan tetapi di tahun 1858 informasi bahwa Alfred Russel Wallace juga menemukan sebuah teori yang serupa hal tersebut mendorongnya untuk melakukan penerbitan bersama mengenai teori Darwin.

Buku miliknya yang berjudul on the origin of species by means of Natural Selection, or the preservation of favouredraces in the struggle for lifeatau yang biasanya disingkat dengan menjadi the origin of species 1859, adalah merupakan karyanya yang paling terkenal hingga saat ini. Buku tersebut menjelaskan tentang keanekaragaman yang berada di dalam alam.

Charles Darwin pun diangkat menjadi fellow of the royal Society, kemudian melanjutkan penelitiannya serta menulis mengenai serangkaian buku yang berisi tentang tanaman dan juga binatang, termasuk manusia serta yang menonjol yaitu adalah the Descent Of Man, and selection in relation to s3x dan the expression of the emotions in man and animals. Sedangkan untuk bukunya terakhir yaitu buku yang berisi tentang cacing tanah.

Baca Juga :  Inilah Bapak Pembangunan, Soeharto Presiden Kedua Republik Indonesia

Awal kehidupan Dan Pendidikan

Charles Darwin dilahirkan di shrewsbury ,  shropshire, Inggris di kediaman keluarganya, The mount  house pada tanggal 12 Februari 1809.Charles Darwin merupakan anak ke-5 dari 6 bersaudara cara dan dari keluarga seorang dokter yang kaya, yaitu Robert Darwin serta SusannahWedgwood. Kakaknya adalah erasmus Darwin, yang merupakan seorang dokter, penyair, ahli filsafat, serta penemu termasyhur dari pihak ayahnya. Josiah wedgwood dari pihak ibunya. Keduanya berasal dari keluarga Inggris yang terkemuka, keluarga Darwin dan wedgwood mendukung gereja unitarian.

Ibunya meninggal dunia pada saat Charles Darwin masih berusia 8 tahun. Di tahun berikutnya Charles kemudian bersekolah di sekolah terus shrewsbury yang tidak begitu jauh dan Charles tinggal di asrama sekolah tersebut.

Sepeninggal ibunya, Charles kemudian diurus oleh Kakak perempuannya yang bernama Caroline. Caroline mendidik Darwin hingga menjadi seorang anak yang suka menolong terhadap sesama . pada saat itu Darwin sangat suka melamun serta berbohong kecil. Kegemarannya di dalam mengumpulkan benda-benda seperti Capcom sejenis perangko, batu-batuan dan juga benda-benda yang terbuat dari bahan logam. Ketika Charles berumur 9 tahun Ia pun masuk SD di shrewsbury .

Akan tetapi sama seperti halnya dengan Edison, Ia pun membenci semua mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Dan iapun termasuk sebagai seorang anak orang kaya yang bodoh ataupun anak bodoh yang kelak jadi termahsyur di seluruh dunia. Di umur 16 tahun Darwin dimarahi oleh ayahnya karena Iya malas belajar.

Karena orang tuanya kaya raya dan juga terpandang, kemudian Darwin menikmati kenyamanan serta memiliki akses untuk menganyam fasilitas fasilitas pendidikan yang bagus sehingga ketika itu Darwin pun bisa masuk ke University edinburgh dengan Jurusan Kedokteran. Di Universitas ini pun ia tidak mau belajar, waktunya banyak ia habiskan untuk bermain-main di pantai. Ia pun mengumpulkan binatang-binatang laut seperti kepiting, kerang dan juga rajungan. Charles pun sering ikut dengan para nelayan untuk mengumpulkan kerang mutiara.

Bahkan terkadang Charles Darwin menguliti burung lalu mengisinya dengan kapas, kemudian Ia pun mengeringkannya. Tentu saja karena kebiasaan bermain baiknya membuat kuliahnya gagal. Karena kegagalan tersebut ia kemudian pindah ke Cambridge agar menjadi belajar menjadi seorang pendeta.  disini pun dia dengan terpaksa banyak membaca Alkitab.

Kemudian berkenalan dengan Bagaimana Tuhan menciptakan alam semesta, tumbuhan manusia, hewan, menurut Alkitab setiap kali Tuhan bersabda, terciptalah apa yang ia sabdakan. Kemudian terlihat itu di dalam otak Darwin mulailah timbul pertanyaan-pertanyaan semacam ini, pertanyaan-pertanyaan seperti “Benarkah manusia tercipta dengan tiba-tiba?” namun hampir seluruh dari waktunya ia hamburkan untuk menunggangi kuda dan juga berburu. akibatnya pun kuliahnya menjadi gagal lagi. Untunglah kemudian Charles Darwin berkenalan dengan John Stephen henslow, yang merupakan seorang Profesor botani yang kemudian mendidik Darwin menjadi seorang pecinta biologi.

Baca Juga :  Biografi James Watt – Penemu Mesin Uap

Ekspedisi Kapal Beagle

Di tahun 1831 ketika umurnya 22 tahun, dari memperoleh sebuah tugas dengan ikut ekspedisi kapal Beagle yang akan menyelidiki mengenai keadaan pantai dan juga laut. Kapal tersebut kemudian berlayar ke patagonia, tierra del fuego, Cile, Brazil, Peru, Argentina, kepulauan Galapagos, serta pulau-pulau lain yang berada di Samudra Pasifik seperti Australia, slandiabaru, Afrika Selatan.

Kapal tersebut mengadakan perjalanan selama 5 tahun. Ketika menginjakkan kaki di kapal ke Darwin masih paham dan mengerti betul mengenai pengetahuan. akan tetapi sepulangnya dari berlayar ia justru telah menjadi seorang pengarang, ahli geologi, ahli zoologi, Ahli botani internasional yang paling dikenal. Selama berada di kapal Ia banyak belajar sejarah mencatat Ia mempelajari buku mengenai prinsip-prinsip geologi karya dari Charles lyell. Kemudian hasil dari observasi serta koleksinya ia jadikan sebagai buku dengan judul catatan harian mengenai riset di bidang geologi serta biologi di berbagai negara yang dikunjungi oleh kapal Beagle, 1832 sampai 1836 ( 1839 ). Akan tetapi buku Darwin tersebut yang paling masyhur yaitu adalah mengenai asal usul spesies pada tahun 1859 serta keturunan manusia pada tahun 1871.

Pengembangan Teori

Karena ia khawatir akan dikritik dari kaum ilmuwan serta agamawan, maka dari menghabiskan puluhan tahun hanya untuk mengembangkan teori teori evolusi Nya, serta pada umumnya dilakukan secara rahasia. Darwin pun telah lama berpikir mengenai ide evolusi yang menjelaskan bahwa semua spesies berhubungan antara satu sama lain serta mempunyai common ancestor atau berasal dari garis keturunan serta melalui mutasi spesies baru muncul. Akan tetapi dari informasi penasaran mengenai mekanismenya, bagaimana proses tersebut dapat terjadi titik dan secara kebetulan ia membaca sebuah tulisan tulisan Thomas Malthus.

Di dalam tulisannya Malthus berpendapat bahwa populasi manusia bertambah dengan lebih cepat dibandingkan dengan produksi makanan, sehingga dapat menyebabkan manusia bersaing antara satu sama lain untuk memperebutkan makanan serta menjadikan perbuatan Amal sia-sia. Dengan gembira nya Darwin menggunakan mekanisme tersebut untuk menjelaskan teori miliknya. Ia kemudian menulis: “manusia cenderung untuk bertambah dalam tingkat yang lebih besar dibandingkan dengan caranya untuk bertahan. Akibatnya, sekali ia pun harus berjuang dengan keras untuk dapat tetap bertahan hidup, serta seleksi alam akan mempengaruhi terhadap apa yang terletak di dalam jangkauan ini “.

Baca Juga :  √ Jan Pieterszoon Coen ( 1619 – 1629 ), Perlu Untuk Diketahui

( Descentofman  Ps.21 ) Darwin menghubungkan hal lain dengan temuan-temuannya tentang spesies-spesies yang terkait dengan tempat-tempat penelitiannya mengenai pengembangan biakan binatang, serta gagasan mengenai “hukum seleksi alam” atau natural Selection. Menjelang pada akhir tahun 1838 Charles Darwin kemudian membandingkan mengenai ciri-ciri seleksi dari para peternak dengan seleksi alam menurut teori Malthus dan dari varian-varian yang terjadi atau secara kebetulan sehingga setiap bagian dari struktur yang baru didapatkan dengan sepenuhnya dapat dipraktekkan serta disempurnakan, dan Ia pun menganggap bahwa bagian ini merupakan “bagian yang paling penting dari teori miliknya” mengenai bagaimana spesies-spesies tersebut bisa Bermula.

Kehidupan Pribadi

Pada tanggal 29 Januari 1879, Charles Darwin menikahi sepupunya yang bernama Ema Wedgwood di Maer di dalam sebuah upacara anglikan yang telah diatur supaya dapat sesuai dengan kaum unitarian titik Sesudah pertama-tama tinggal di gower Street London pasangan ini pun pindah pada tanggal 17 Desember 1842 ke Down  house di Downe yang saat ini terbuka untuk kunjungan masyarakat, di Selatan orpington. Keluarga Charles Darwin memiliki 10 orang anak 3 diantaranya meninggal dunia di dalam usia yang masih Dini titik banyak dari mereka serta cucu mereka kelak menjadi terkenal.

Beberapa dari anak-anak mereka menderita penyakit ataupun lemah tubuhnya. Charles Darwin pun sangat khawatir bahwa hal ini kemungkinan dikarenakan oleh garis keturunannya dengan Ema yang cukup dekat. Hal ini kemudian diungkapnya dalam tulisan tulisan mengenai akibat-akibat buruk yang ditimbulkan dari perkawinan antar kerabat dekat ataupun perkawinan sedarah serta keuntungan dari perkawinan silang.

Terus baru meninggal dunia pada tanggal 19 April 1882 Dalam usia 73 tahun di rumah down, Downe, Kent, Inggris Raya. Sebagai tanda pengakuan terhadap hebatan Charles Darwin kemudian ia dikebumikan di westminster Abbey Inggris

Demikianlah biografi dari Charles Darwin yang merupakan penemu dari teori evolusi. Sekian dan terima kasih banyak untuk kunjungannya semoga bermanfaat dan jangan lupa juga untuk menyimak artikel bermanfaat lainnya sampai jumpa.