Siklus Krebs : Pengertian, Fungsi, Proses, Tahapan Dan Hasilnya

Posted on

Siklus Krebs – Nah apakah kalian pernah mengenal atau mendengar mengenai istilah Siklus Krebs? Kali ini kami akan membahasnya mengenai apa itu Siklus Krebs? Untuk mengetahui ulasan selengkapnya simak pemaparannya dibawah ini.

Pengertian Siklus Krebs

Siklus krebs ialah salah satu reaksi yang terjadi dari rangkaian reaksi metabolisme sel di dalam mitokondria yang membawa katabolisme residu asetyl, membebaskan ekuivalen hidrogen, yang dengan oksidasi menyebabkan pelepasan dan penangkapan ATP sebagai pemenuh kebutuhan energi jaringan.

Siklus ini dinamakan siklus krebs, karena yang menemukan ialah Mr. Krebs atau Sir Hans Adolf Krebs (1900-1981) pada tahun 1937, seorang ahli biokimia terkenal yang menemukan metabolisme karbohidrat.

Nama lain dari siklus krebs yakni siklus asam sitrat karena senyawa pertama yang terbentuk yakni asam sitrat juga siklus asam trikarboksilat (-COOH) karena hampir di awal-awal siklus krebs, senyawanya tersusun dari asam trikarboksilat. Trikarboksilat itu merupakan gugus asam (-COOH).

Fungsi Siklus Krebs

Adapun fungsi siklus krebs diantaranya yaitu:

  • Sebagai jalur akhir oksidasi karbohidrat, protein, dan lipid yang akan dimetabolisme menjadi Asetil Koenzim-A.
  • Menghasilkan sebagian besar CO2 dengan mengoksidasi glukosa;
  • Menghasilkan sejumlah koenzim tereduksi yang menggerakkan rantai pernapasan untuk memproduksi ATP (adenosin trifosfat)
  • Menyediakan sejumlah bahan untuk kebutuhan sintesis protein dan asam nukleat;
  • Mengkonversi sejumlah energi dan zat yang berlebihan untuk digunakan pada sintesis asam lemak sebelum pembentukan trigleserida untuk penimbunan lemak
  • Bertindak sebagai pengendalian langsung maupun tidak langsung terhadap sistem enzim melalui komponen siklus.

Proses Siklus Krebs

Siklus kreb merupakan tahapan kedua setelah glikolisis dari respirasi seluler, siklus ini terjadi di dalam mitokondria, sedangkan glikolisis terjadi di dalam sitoplasma.

Baca Juga :  Sistem Pencernaan Pada Serangga : 3 Sistem Pencernaan Pada Serangga

Asam piruvat yang dihasilkan dari proses glikoslisis masuk ke dalam mitokondria terlebih dulu melalui proses dekarboksilasi oksidatif agar proses siklus kreb dapat berlangsung.

Pada tahap dekarboksilasi oksidatif, asam piruvat akan diubah menjadi Asetil Koenzim-A. Proses pengubahan ini diperantai oleh enzim piruvat dehidrogenase yang ada pada mitokondria sel eukariotik.

Berikut ini merupakan beberapa tahapan pengubahan asam piruvat menjadi Asetil Ko-A atau disebut dengan dekarboksilasi oksidatif yaitu sebagai berikut :

  • Pelepasan gugus karboksilat (-COO) dari asam piruvat menjadi CO2;
  • Sisa dua atom karbon (Ch3COO-) dari piruvat akan mentransfer kelebihan elektronnya ke NAD+ sehingga akan terbentuk NADH dan dua molekul tadi akan menjadi asetat.
  • Selanjutnya, koenzim-A (Ko-A) akan diikatkan pada asetat yang telah terbentuk sebelumnya sehingga dihasilkan Asetil Koenzim-A (Asetil Ko-A). Asetil Ko-A inilah yang menjadi bahan baku dalam siklus kreb yang berlangsung di mitokondria untuk menghasilkan ATP, NADH, FADH2, dan CO2.

Tahapan Siklus Krebs

Adapun tahapan siklus krebs diantaranya yaitu:

  • Tahap 1 Sitrat Sintase
    Pada tahap pertama ini berlangsung proses hidrolisis yang terjadi menggabungkan molekul dengan oksaloasetat dan membentuk suatu asam sitrat.
  • Tahap 2 Isomerase Sitrat
    Pada tahap kedua ini asam sitrat membentuk menjadi isositrat.
  • Tahap 3 Isositrat Dehidrogenase
    Pada tahap ketiga ini isositrat membentuk menjadi a-ketoglutarat.
  • Tahap 4 a-Ketoglutarat Dehidrogenase Kompleks
    Pada tahap keempat ini a-ketoglutarat membentuk menjadi suksinil Ko-A.
  • Tahap 5 Suksinat Thikonase
    Pada tahap keenam ini suksinil Ko-A membentuk menjadi suksinat.
  • Tahap Keenam Suksinat Dehidrogenase
    Pada tahap kelima ini suksinat membentuk menjadi fumarat.
  • Tahap Ketujuh Hidrasi
    Pada tahap ketujuh ini, hidrasi ialah suatu proses menambaham atom hidrogen pada gando karbon yang terikat pada fumarat.
  • Tahap 8 Regenerasi Oksaloasetat
    Pada tahap kedelapan ini, dehidrogenase membentuk menjadi oksaloasetat pada tahap akhir.
Baca Juga :  Selulosa Adalah

Hasil Siklus Krebs

Adapun siklus krebs diantaranya yaitu:

  • 1 molekul Guanosine triphosphate (GTP) memperoleh menjadi adenosin trifosfat (ATP)
  • 3 molekul NADH yang akan dioksidasi memperoleh 3 adenosin trifosfat (ATP)/molekul
  • 1 molekul FADH yang akan dioksidasi memperoleh 2 adenosin trifosfat (ATP)/molekul
  • 1 molekul Karbon dioksida (CO2) yang dilepaskan.

Demikianlah pembahasan mengenai Siklus Krebs semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.

4.9/5 - (86 votes)