√ Efisiensi :  Pengertian Efisiensi, Tujuan, Syarat, Manfaat dan Contohnya

Posted on

√ Efisiensi :  Pengertian Efisiensi, Tujuan, Syarat, Manfaat dan Contohnya

Pengertian Efisiensi – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sebuah materi Tentang Efisiensi yang meliputi pengertian , tujuan , syarat serta manfaat dan juga contohnya . Langsung saja kita simak pembahasan berikut ini secara seksama.

 

Pengertian Efisiensi

Efisiensi adalah suatu ukuran dari tingkat keberhasilan pada sebuah kegiatan atau aktivitas yang dinilai dengan berdasarkan pada  besarnya biaya atau  sumber daya yang digunakan untuk meraih  hasil yang diinginkan.

Dalam hal ini, semakin sedikit sumber daya yang dipakai  untuk meraih  hasil yang diharapkan. Maka prosesnya tersebut  dapat  dikatakan semakin efisien. Suatu kegiatan atau aktivitas bisa  dikatakan efisien jika  ada perbaikan pada prosesnya. Misalnya menjadi lebih cepat atau juga lebih murah.

Tujuan dan Manfaat Efisiensi

Efisiensi ini sering dilakukan pada segala macam bidang kehidupan manusia yang tentunya memiliki tujuan adalah sebagai alasan dilakukannya efisiensi. Secara umum, tujuan efisiensi yaitu sebagai berikut :

  • Untuk mencapai sebuah hasil dan tujuan sesuai dengan apa yang diharapkan.
  • Untuk menghemat serta mengurangi penggunaan sumber daya didalam melakukan aktivitas atau kegiatan.
  • Agar dapat memaksimalkan penggunaan segala sumber daya yang dimiliki  sehingga tidak ada yang terbuang dengan percuma.
  • Untuk bisa meningkatkan kinerja suatu unit kerja sehingga hasil atau output – nya semakin maksimal.
  • Agar dapat memaksimalkan keuntungan yang mungkin diperoleh .

Dari penjelasan  di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan dari segala macam upaya efisiensi yaitu untuk mencapai efisiensi optimal. Efisiensi optimal merupakan  perbandingan terbaik antara pengorbanan yang dilakukan dalam memperoleh  sebuah hasil yang diharapkan.

Baca Juga  Perusahaan Perseorangan : Pengertian, Ciri, Kelebihan Dan Kekuranganya Beserta Contoh

Syarat Tercapainya Efisiensi

Manusia selalu berupaya untuk  dapat  melakukan efisiensi dalam berbagai aspek bidang kehidupan. Agar efisiensi tersebut  bisa  dikatakan berhasil maka harus memenuhi beberapa syarat  antara lain berikut yaitu:

  • Berhasil guna yaitu suatu kemampuan dalam sebuah unit kerja dalam mendatangkan hasil dan juga   Contohnya barang yang diproduksi bermanfaat bagi masyarakat.
  • Ekonomis merupakan suatu tindakan untuk bisa mendapatkan input (b arang atau jasa ) yang berkualitas dengan tingkat pengeluaran  yang sekecil mungkin.
  • Pelaksanaan kerja tersebut  bisa dipertanggungjawabkan
  • Pembagian kerja yang nyata
  • Rasionalitas wewenang serta tanggungjawab
  • Prosedur kerja yang praktis
  • Jenis dan Contoh Efisiensi

Contoh Efisiensi

Efisiensi Optimal

Efisiensi optimal adalah suatu perbandingan terbaik antara pengorbanan yang di lakukan untuk  dapat  memperoleh  suatu hasil yang diharapkan.

  • Ditinjau dari segi hasil. Contohnya yaitu seperti seorang manajer yang  dapat  mencapai suatu output / hasil ( produktivitas, performance ) yang lebih tinggi apabila  dibandingkan dengan masukan – masukan ( tenaga kerja, uang, waktu, serta bahan ) yang digunakan .
  • Ditinjau dari segi penghematan. Contohnya adalah seperti dengan pemakain peralatan yang modern maka proses kerja tersebut  akan lebih cepat dan  juga akan menghemat waktu dan biaya.

Efisiensi dengan Tolak Ukur

Efisiensi dengan tolak ukur yaitu merupakan  suatu perbandingan antara hasil minimum yang di tentukan dengan hasil riil yang dicapai. Bisa  dikatakan efisien  tersebut  jika  hasil riil lebih besar dari angka minimun yang ditentukan.

Contoh :

  • Buruh Indonesia dapat  menyusun bata  tersebut  sekitar 100 – 125 bata per hari ( 8 jam )
  • Buruh Thailand itu dapat  menghasilkan 250 batu bata didalam sehari ( 8 jam ).

Dalam hal tersebut tolak ukurnya yaitu adalah  kemampuan dari masing – masing buruh bangunan tersebut dalam mencapai hasil minimum yang telah  ditentukan didalam waktu tertentu.

Baca Juga  E-Banking  : Pengertian, Manfaat, Jenis Layanan, Penerapan, Hambatan Dan Contohnya

 

Efisiensi dengan Titik Impas

  • Efisiensi dengan titik impas sering dipakai paimakasih .da bidang usaha yang mana titik impas ( break even point ) adalah titik batas antara usaha yang efisien dan  tidak efisien.
  • Suatu usaha atau juga bisnis dapat dikatakan efisien jika titik impasnya diketahui serta bisnis tersebut menghasilkan lebih dari titik impas tersebut.

Demikianlah penjelasan mengenai √ Efisiensi : Pengertian Efisiensi, Tujuan, Syarat, Manfaat dan Contohnya semoga dapat bermanfaat dalam menambah wawasan serta pengetahuan kalian semua , terimakasih.