√ Panitia Sembilan : Tugas Panitia Sembilan Beserta dengan Anggotanya Lengkap

Posted on

√ Panitia Sembilan : Tugas Panitia Sembilan Beserta dengan Anggotanya Lengkap

Panitia Sembilan dan Tugasnya  – Artikel kali ini akan membahas salah satu dari bagian sejarah Republik Indonesia yaitu Panitia Sembilan yang akan meliputi tugas dan juga anggotanya yang akan dibahas secara lengkap. Langsung saja simak ulasan berikut ini secara seksama.

Panitia Sembilan  adalah  sebuah kepanitiaan kecil yang mana  didalamnya memiliki  tugas khusus dengan jumlah anggota sembilan orang dalam menyusun rumusan dasar negara indonesia. karena pada dasarnya negara indonesia merupakan  salah satu yang mempunyai  peranan penting untuk dimiliki oleh bangsa atau negara.

Latar Belakang Pembentukan Panitia Sembilan

Detik – detik akhir dari persidangan BPUPKI yang mana di ketuai oleh  Dr. Radjiman Widyodiningrat membentuk  sebuah panitia kecil yang beranggotakan 8 orang, Ir. Soekarno ketika  itu di tunjuk sebagai ketua, panitia tersebut di namakan dengan  panitia delapan. Tugas dari panitia ini adalah untuk memeriksa  dan juga mengklarifikasi dari semua saran, ide, usulan atau gagasan yang diterima baik itu secara lisan maupun  secara tulisan yang mana masih ada kaitannya dengan pembentukan dasar negara Indonesia merdeka, Mulai bekerja kepanitiaan  pada tanggal 2 Juli hingga 9 Juli tepatnya pada masa reses BPUPKI.

Pembentukan panitia ini pada dua bulan sebelum di umumkannya proklamasi kemerdekaan atau lebih tepatnya pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia sembilan ini di ketuai oleh Ir. Soekarno. Kesemua anggota panitia Sembilan tersebut  secara sepakat menunjuk Ir. Soekarno sebagai ketua, karena kepanitiaan ini dengan sengaja dibentuk  dengan bertujuan  agar dapat menyelesaikan masalah yang masih ada hubungannya dengan dasar negara.

Baca Juga  √ Revolusi Industri :  Pengertian, Proses, Latar Belakang Serta  Akibatnya

Anggota Panitia Sembilan

Panitia sembilan mempunyai  anggota  –  anggota diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Soekarno ( Ketua )
  • Mohammad Hatta ( Wakil Ketua )
  • Achmad Soebarjo ( Anggota )
  • Mohammad Yamin ( Anggota )
  • Wachid Hasyim ( Anggota )
  • Abdoel Kahar Moezakir ( Anggota )
  • Abikoesno Tjokrosoejoso ( Anggota )
  • Agus Salim ( Anggota )
  • Alexander Andries Maramis ( Anggota )

Tugas – Tugas Panitia Sembilan

Terdapat  beberapa tugas dari keanggotaan panitia sembilan, di antaranya sebagai berikut  :

  • Bertanggung jawab penuh atas perumusan atau pembentukan dasar negara Indonesia merdeka.
  • Memberikan usul –  usul atau saran baik secara lisan maupun tulisan, disamping itu juga membahas serta  merumuskan dasar negara Indonesia merdeka.
  • Lalu setelah mengusulkan pendapat mereka juga menampung dari berbagai aspirasi mengenai pembentukan dasar negara Indonesia dari berbagai tokoh.
  • Setelah mengusulkan pendapat serta menampung aspirasi dari berbagai tokoh  mengenai  pembentukan dasar negara Indonesia merdeka, langkah dan tugas selanjutnya yaitu meraka harus menyusun sebuah naskah rancangan pembentukan dasar negara Indonesia yang kemudian dari Mr. Mohammad Yamin di beri nama Piagam Jakarta ( Jakarta Charter )

Pada tanggal 22 Juni tahun 1945 panitia sembilan akhirnya memperoleh  hasil rumusan yang  berupa Piagam Jakarta atau  yang lebih dikenal dengan nama Jakarta Charter. Dari Piagam Jakarta inilah yang menjadi asal-usul  dari pembukaan UUD 1945 dengan perubahan sila pertama dengan ber – atas dasarkan beberapa pertimbangan yang ada kaitannya dengan negara kesatuan. Sedangkan untuk isi piagam Jakarta itu sendiri adalah sebagai berikut :

Isi Piagam Jakarta

  • Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk – pemeluknya
  • Kemanusiaan yang adil dan beradab
  • Persatuan Indonesia
  • Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Baca Juga  √ Perkembangan Penulisan Sejarah di Indonesia

Selanjutnya  pada tanggal 1 Juli melakukan perancangan UUD dengan menyetujukan bahwasanya isi pembukaan UUD 1945 tersebut akan di ambil dari Piagam Jakarta.  Kemudian  selanjutnya Panitia perancang UUD membentuk suatu panitia kecil perancang UUD yang diketuai oleh Mr  Soepomo dan hasil rumusan perancang panitia kecil  tersebut akan di haluskan oleh ahli bahasa.

Demikianlah yang dapat dijelaskan mengenai √ Panitia Sembilan : Tugas Panitia Sembilan Beserta dengan Anggotanya Lengkap semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kalian semua mengenai sejarah Indonesia , Terimakasih .