PAIKEM : Pengertian, Ciri Dan Kriterianya

Posted on

 PAIKEM : Pengertian, Ciri Dan Kriterianya

Paikem – Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif Efektif, dan Menyenangkan adalah kepanjangan dari PAIKEM. PAIKEM adalah pembelajaran yang bisa menjadikan siswa mengalami, menghayati, dan juga menarik pembelajaran dari pengalamannya itu, dan pada gilirannya hasil belajar akan merupakan bagian dari diri, perasaan, pemikiran, serta tentu saja, dalam proses seperti peserta didik didorong dan di kondisikan untuk lebih kreatif.

Pengertian PAIKEM

PAIKEM adalah sebuah pembelajaran yang memungkinkan bagi para peserta didik untuk mengerjakan kegiatan yang beragam dalam rangka mengembangkan keterampilan dan pemahamannya, dengan penekanan peserta didik belajar sambil bekerja, sementara guru menggunakan berbagai sumber serta alat bantu belajar (termasuk pemanfaatan lingkungan), agar pembelajran lebih menyenangkan dan efektif.

Penerapan PAIKEM di latarbelakangi oleh kenyataan bahwa model pembelajaran yang selama ini berlangsung cenderung membuat siswa merasa malas dan juga bosan dalam belajar, di mana siswa hanya duduk pasif mendengarkan guru berceramah tanpa memberikan reaksi apapun kecuali mencatat di buku tulis atas apa yang di ucapkan oleh guru mereka.

PAIKEM dihadirkan di dunia pendidikan sebagai solusi, karena pembelajaran dengan model ini akan lebih memungkinkan guru maupun siswa untuk sama-sama aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran.

Selain tersebut, strategi ini juga lebih memungkinkan bagi guru dan siswa untuk sama-sama memunculkan jiwa kreatifitasnya dalam kegiatan pembelajaran.

Kriteria PAIKEM

Panca kriteria PAIKEM. PAIKEM mempunyai lima kriteria yang dipaparkan yaitu sebagai berikut:

Pembelajaran Kreatif

Pembelajaran aktif yaitu adalah pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student centred), daripada berpusat pada guru (teacher centred) untuk mengaktifkan peserta didik. Kata kunci bagi guru yang dipegang adalah kegiatan yang dirancang untuk dilakukan siswa, baik kegiatan berfikir (mind) maupun berbuat (hand-on). Fungsi serta peran guru lebih banyak pada fasilitator.

Baca Juga  Pungutan Liar : Pengertian Pungli , Faktor, Tindak Pidana  Serta Pelaporannya

Peran aktif siswa dalam pembelajaran sangatlah penting. Karena pada hakikatnya, pembelajaran memang merupakan suatu proses aktif dari pembelajaran dalam membangun pemikiran dan juga pengetahuannya. Peranan aktif siswa dalam pembelajaran akan menjadi dasar dari pembentukan generasi kreatif, yang berkemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, namun juga bagi orang lain.

Beberapa ciri dari pembelajaran yang aktif sebagai berikut:

  • Pembelajaran berpusat pada siswa.
  • pembelajaran terkait dengan kehiduapan nyata.
  • pembelajaran mendorong anak untuk berpikir tingkat tinggi,
  • pembelajaran melayani gaya belajar anak yang berbeda-beda,
  • pembelajaran mendorong anak untuk berinteraksi multi arah (siswa-guru).
  • pembelajaran menggunakan lingkungan sebagai media atau sumber belajar.
  • pembelajaran berpusat pada anak.
  • penataan lingkungan belajar memudahkan siswa untuk melakukan kegiatan belajar.
  • guru memantau proses belajar siswa.
  • guru memberikan umpan balik terhadap hasil kerja anak.

Pembelajaran Inovatif

Inovatif berarti mempunyai kecenderungan untuk melakukan perubahan dalam arti perbaikan dan juga pengembangan dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran inovatif merupakan suatu pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak didik untuk mengemukakan ide-ide atau gagasan-gagasan baru untuk perbaikan ataupun pengembangan kegiatan pembelajaran dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran.

Pembelajaran inovatif adalah suatu proses pembelajaran yang sudah dirancang dengan sedemikian rupa, sehingga pembelajaran ini berbeda dengan pembelajaran pada umumnya yang dilakukan oleh guru. Pembelajaran semacam ini akan membuat anak tertarik dan juga termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran yang berkaitan pada rendahnya hasil belajar siswa dan juga tidak bermakna pengetahuan yang didapat oleh siswa.

Pembelajaran Kreatif

Pada Pembelajaran ini akan lebih menekankan pada pengembangan kreatifitas, baik pengembangan kemampuan berimajinasi ataupun daya cipta maupun pengembangan kemampuan berpikir secara kreatif. Pengembangan kemampuan berpikir kreatif haruslah seimbang dengan kemampuan berpikir rasional logis.

Baca Juga  Filsafat : Pengertian, Ciri, Tujuan dan Cabang Filsafat

Strategi mengajar untuk mengembangkan kreatifitas siswa:

  • Memberikan kebebasan pada siswa untuk mengembangkan gagasan serta pengetahuan yang baru.
  • Bersikap respek atau peduli dan juga menghargai ide siswa.
  • Penghargaan pada inisiatif serta kesadaran diri siswa.
  • Penekanan pada proses bukan penilaian hasil karya siswa.
  • Menyampaikan pemikiran dengan menggunakan bahasa sendiri.

Pembelajaran Efektif

Pembelajaran efektif adalah pembelajaran yang memungkinkan bagi anak didik dapat belajar dengan mudah dan menyenangkan. Efektifitas pembelajaran akan nampak pada perubahan perilaku (kognitif / afektif / psikomotorik) yang relatif tetap seperti yang sudah dituliskan sebagai tujuan pembelajaran / indikator / kompetesi dalam kurikulum SD/MI.

Prinsip dasar dan implikasi pada pembelajaran efektif, yaitu sebagai berikut :

  • Perhatian
  • Motivasi
  • Keaktivan
  • keterlibatan langsung atau pengalaman.
  • Pengulangan
  • Tantangan
  • balikan atau penguatan.
  • perbedaan individual.

Pembelajaran Menyenangkan

Menyenangkan adalah suasana belajar-mengajar yang kondusif yang mampu menyenangkan para peserta didik sehingga mereka memusatkan perhatian secara penuh pada belajar dengan waktu curah perhatian yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, tingginya waktu curah perhatian terbukti mampu meningkatkan hasil belajar.

Melalui keterlibatan dalam permainan, bisa mengembangkan dirinya dan mulai memahami status dan juga peranannya dalam kelompok teman sebayanya, yang akan sangat bermanfaat untuk memahami dan menunaikan status serta peranannya dalam masyarakat setelah beranjak dewasa. Pembelajaran melalui permainan edukatif sudah banyak diteliti dan dikaji sebagai upaya dalam melakukan inovasi pembelajaran di sekolah. Terdapat satu prinsip utama dalam pemilihan permainan edukatif dalam pembelajaran, yaitu keselarasan serta keseimbangan antara aspek menyenangkan dan aspek pencapaian tujuan pembelajaran.

Beberapa ciri-ciri suasana belajar yang menyenangkan, yaitu, rileks, bebas dari tekanan, aman, menarik, membangkitkan minat belajar, adanya rasa ketertarikan penuh, perhatian peserta didik tercurah, lingkungan belajar menarik, bersemangat, perasaan gembira, dan juga konsentrasi tinggi.

Baca Juga  √ Pengertian Desain: Fungsi, Tujuan, Prinsip, dan Jenis Desain

Demikianlah artikel kali ini mengenai PAIKEM : Pengertian, Ciri dan Kriterianya semoga dapat bermanfaat dan juga menambah wawasan pengetahuan untuk kalian semua, sekian dan terimakasih.