Kepanjangan ASEAN : Pengertian, Sejarah, Anggota, Tujuan Dan Prinsipnya

Posted on

Kepanjangan ASEAN – Apa itu ASEAN ? Singkatan Association of Southeast Asian Nations yaitu suatu perserikatan yang semula beranggotakan lima negara di kawasan asia tenggara yaitu Indonesia, Singapura, Filipina, Malaysia dan Thailand; saat ini anggotanya bertambah dengan Brunei Darussalam dan Myanmar, Kamboja, Vietnam dan Laos (ASEAN).

Nah berikut dibawah ini untuk mengetahui lebih selengkapnya mengenai Kepanjangan ASEAN yang dimana meliputi Pengertian ASEAN, Sejarah ASEAN, Tujuan ASEAN, Anggota ASEAN dan Prinsip ASEAN. Untuk lebih jelasnya simak pemaparan selengkapnya dibawah ini.

Kepanjangan ASEAN

Kepanjangan ASEAN adalah “Association of Southeast Asian Nations”.

Pengertian ASEAN

ASEAN merupakan singkatan dari Association of Southeast Asian Nations, adapun pengertian asean ialah merupakan sebuah organisasi yang tergabung serta terdiri dari berbagai negara-negara yang terletak di kawasan Asia Tenggara.

Awal mula terbentuknya sebuah organisasi Asean ini, hanya lima (5) anggota yang bergabung dengan organisasi ini. Namun seiringan dengan berjalannya waktu negara-negara lain yang berada di kawasan Asia Tenggara kemudian juga ikut bergabung dengan ASEAN.

Sejarah Terbentuknya ASEAN

Di Asia Tenggara terutama pernah terjadi era dingin yang kian menjadi ajang persaingan kepentingan kekuatan adidaya. Hal tersebut terjadi karena Asia Tenggara dinilai strategis secara geo politik dan ekonomi.

Pada saat itu terjadi peperangan di antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan. Dan Vietnam Utara didukung oleh blok komunis uni soviet sedangkan Vietnam barat didukung blok Amerika Serikat.

Peperangan tersebut merupakan bukti bahwa telah terjadi persaingan antar dua blok ideology yang melibatkan negara yang berada di Asia Tenggara menjadi kekuatan blok militernya.

Baca Juga :  Administrasi Negara : Pengertian, Tujuan, Ruang Lingkup, Karakteristik, Dan Contohnya

Lalu blok komunis Uni Soviet meletakkan pangkalan militernya di Filipina, sedangkan blok barat meletakkan pangkalan militernya di Vietnam.

Selain itu, terjadi konflik militer yang melibatkan Laos, Kamboja dan Vietnam. Di Asia Tenggara juga pernah terjadi konflik bilateral. Negara yang terlibat dalam konflik bilateral ini yaitu Indonesia dan Malaysia, Kamboja dan Vietnam. Suasana  pada itu bertambah keruh karena adanya konflik internal antara Indonesia, Thailand dan Vietnam.

Permasalahan tersebut menyebabkan stabilitas pertahanan di Asia Tenggara terganggu. Masalah stabilitas tersebut mendorong para pemimpin negara di Asia Tenggara tergerak untuk menciptakan suasana aman dan damai.

Hal itu dilakukan dengan cara mereda sikaf saling curiga antar negara di Asia Tenggara untuk mendorong usaha pembangunan bersama. Dengan adanya kerjasama antar Negara, maka terbentuklah beberapa organisasi di Asia Tenggara. Organisasi tersebut, Diantaranya:

  • Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional
  • Mempercepat perkembangan ekonomi, kemajuan sosial serta perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara
  • Menjaga kerja sama yang erat di tengah-tengah organisasi regional dan internasional yang ada
  • Mengembangkan kerja sama untuk memajukan pendidikan, latihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara
  • Meningkatkan kerja sama serta saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi

Adapun perwakilan dari tiap-tiap negara yang menandatangani Deklarasi Bangkok, yaitu:

  • Tun Abdul Razak (Malaysia)
  • Rajaratnam (Singapura)
  • Narsisco Ramos (Filipina)
  • Thanat Khoman (Thailand)
  • Adam Malik (Indonesia)

Anggota ASEAN

Nah berikut ini ialah negara-negara anggota ASEAN dan juga tanggal bergabung menjadi anggota ASEAN yaitu:

  • Filipina (negara pendiri ASEAN)
  • Indonesia (negara pendiri ASEAN)
  • Malaysia (negara pendiri ASEAN)
  • Singapura (negara pendiri ASEAN)
  • Thailand (negara pendiri ASEAN)
  • Brunei Darussalam bergabung pada 7 Januari 1984
  • Vietnam bergabung pada 28 Juli 1995
  • Laos bergabung pada 23 Juli 1997
  • Myanmar bergabung pada 23 Juli 1997
  • Kamboja bergabung pada 30 April 1999
Baca Juga :  √ Potensi Diri │ Pengertian, Jenis, Ciri Dan Pengembangannya

Selain negara diatas, mengingat kepentingan geografis, ekonomis dan politik yang strategis, maka dilakukan perluasan keanggotaan ASEAN. Negara perluasan keanggotaan asean diantaranya:

  • Bangladesh
  • Palau
  • Papua Nugini
  • Republik China (Taiwan)
  • Timor Leste

Tujuan Dibentuknya ASEAN

Adapun tujuan dibentuknya ASEAN sebagai berikut:

  • Mempromosikan perdamaian antar bangsa dan stabilitas regional dengan menghormati keadilan dan supremasi hukum yang berkaitan dengan hubungan antar negara yang berada di kawasan dan patuh kepada prinsip PBB.
  • Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan kemajuan sosial dan mengembangkan kebudayaan yang ada dikawasan Asia Tenggara. Hal ini diwujudkan melalui usaha bersama dengan semangat yang setara dan kemitraan untuk memperkuat dasar bagi masyarakat yang makmur dan kedamaian Bangsa Asia Tenggara.
  • Meningkatkan hubungan internasional antar sesama anggota dalam ASEAN.
  • Mempromosikan kerja sama yang aktif dan saling membantu demi kepentingan bersama dalam berbagai bidang. Baik itu dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, teknis, ilmiah dan administratif.
  • Berkolaborasi secara lebih efektif untuk lebih memanfaatkan pertanian dan industri, perluasan perdagangan mereka, termasuk studi tentang masalah perdagangan komoditas dalam taraf internasional, perbaikan transportasi dan fasilitas komunikasi dan untuk meningkatkan standar hidup rakyat mereka.
  • Memberikan suatu bantuan antara satu lain sesama anggota dalam ASEAN yang berbentuk fasilitas pelatihan dan penelitian dibidang pendidikan professional, teknis dan administrasi.
  • Mempertahankan kerjasama yang erat dan menguntungkan dengan organisi internasional atau regional yang ada dengan tujuan yang sama. Tujuan tersebut di upayakan dapat dilakukan dengan cara menjelajahi semua jalan untuk kerja sama lebih dekat antara sesama mereka sendiri.
  • Untuk mempromosikan studi Asia Tenggara.

Prinsip ASEAN

Adapun prinsip ASEAN sebagai berikut:

  • Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesamaan serta integritas wilayah nasional dan identitas nasional setiap Negara.
  • Tiap-tiap negara berhak untuk memimpin kehadiran nasional yang bebas dari campur tangan dan subversive pihak luar.
  • Tidak turut mencampuri urusan dalam negeri sesama Negara anggota ASEAN.
  • Penyelesaikan konflik dan perselihan secara damai.
  • Menolak menggunakan kekuatan yang mematikan.
  • Kerjasama efektif antara anggota.
Baca Juga :  BUMN : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Dan Bentuknya

Demikianlah pembahasan mengenai Kepanjangan ASEAN semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya.